Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tentara dan Polisi Berjibaku Bantu 2 Warga di Demak yang Rumahnya Rubuh Diterjang Hujan dan Angin

Hujan deras disertai angin kencang robohkan dua rumah warga di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jumat (3/1/2020) Sore.

Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
IST
Gotong royong warga sekitar dibantu Babhinkamtibmas dan Bhabinsa bersama-sama membantu mengumpulkan puing-puing bekas rumah roboh di Dukuh Cabean Tengah Ngempik, Desa Sidorejo RT 5 RW 6, Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, Sabtu (4/1/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Hujan deras disertai angin kencang robohkan dua rumah warga di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jumat (3/1/2020) Sore.

Dalam kejadian itu, rumah milik Sukilah (73) di Dukuh Cabean Tengah Ngemplik, Desa Sidorejo RT 5 RW 6, ambruk setelah diterjang angin.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kendati demikian, korban mengalami kerugian sekira Rp 30 juta," jelas Danramil 13/Karangawen Kapten Arm Imam Sunandar dalam keterangan Pendim 0716/Demak, Sabtu (4/1/2020).

Lanjutnya, kejadian yang sama juga menimpa warga Dukuh Noreh RT 4 RW 9, Desa  Wonosekar, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak rumah milik Jeminah (67).

Kota Tegal Punya Mualaf Center, Kemenag Tegal : Agar Tak Salah Aliran

Cuaca Ekstrim Diprediksi Masih Terjadi Beberapa Hari Lagi di Brebes, BPBD Imbau Warga Selalu Siaga

Menyusuri Jalan Pandanaran, Pusat Oleh-oleh di Kota Semarang

Stadion Citarum jadi Pilihan PSIS Semarang Menggelar Laga tapi Ada Syaratnya

Ia menambahkan, setelah mendapatkan laporan tentang adanya peristiwa tersebut, anggota Koramil 13/Karangawen serta anggota Polsek Karangawen terjun ke lokasi dan melakukan kerjabakti bersama warga.

"Berdasar informasi yang dihimpun dari saksi, rumah milik ibu Sukilah yang terbuat dari kayu dalam kondisi sudah  miring, kemudian di Sidorejo lagi hujan disertai angin yang mengakibat rumah kayu korban roboh, juga menimpa pagar rumah tetangganya," terangnya.

Lanjutnya, kebetulan rumah korban saat itu kosong dikarenakan pergi ke Kendal ikut anaknya.

“Kita telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan.

Kita berharap, saat musim hujan seperti ini warga tetap waspada karena kerap kali hujan disertai angin kencang.

Tidak hanya pohon, tapi rumah juga bisa roboh kena angin,” jelasnya.

Sementara Babinsa Sidorejo Koramil 13/Karangawen Koptu Ahmad Jumadi mengatakan, kejadian bermula ketika hujan berlangsung tiba-tiba disertai angin kencang berhembus dengan suara menderu-deru.

Lanjutnya, warga yang panik kemudian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

”Rumah korban yang diterjang angin kencang tersebut ambruk lantaran pilar-pilarnya dalam posisi miring sehingga tidak mampu menahan atap,” ujarnya.

Selanjutnya dengan gotong royong warga sekitar dibantu Babhinkamtibmas dan Bhabinsa bersama- sama membantu mengumpulkan puing-puing bekas rumah tersebut. (ivo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved