Begini Sosok Reynhard Sinaga di Mata Temannya saat Kuliah di Indonesia
Reynhard menamatkan pendidikan sarjananya di Indonesia sebelum hijrah ke Manchester pada 2007
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Reynhard Sinaga tengah jadi pembicaraan publik Indonesia, bahkan mungkin dunia.
Reynhard yang berasal dari Indonesia itu divonis seumur hidup setelah terbukti dalam 159 dakwaan pemerkosaan dengan korban sebanyak 48 pria
Bahkan, Reynhard disebut-sebut sebagai pemerkosa terbesar dalam sejarah Inggris.
Korban Reynhard adalah pengunjung kelab malam di Manchester.
Reynhard tinggal di Inggris sejak 2007 silam setelah menamatkan pendidikan sarjana di Indonesia.
Lalu bagaimana sosok Reynhard ketika di Indonesia?
• Sudjiwo Tedjo Ingatkan Ahok Soal Nama Anak Yosafat Abimanyu Purnama, Dikaitkan Dengan Arjuna
• Klasik Alami Kecelakaan dan Kritis di Semarang, Rangga Mengaku Adiknya Ditolak Beberapa Rumah Sakit
• Respons Cepat Hendi Ketika Klasik Kecelakaan Hingga Kritis Tapi Ditolak Rumah Sakit di Semarang
• Ini Sosok Om Bas Ayah Tiri Nagita Slavina, Belikan Tiket Gold Nonton Liverpool untuk Raffi dan Gigi
Seorang teman kampus Reynhard menuturkan jika Reynhard dikenal sosok yang flamboyan.
Selain itu, pria kelahiran Jambi 36 tahun silam itu juga dikenal sebagai sosok populer di kampusnya.
Reynhard, kenang teman yang tak mau disebutkan namanya ini seperti dilansir Kompas.com, juga orang yang mudah bergaul dan ramah.
"Lucu dan gampang berinteraksi ketika diajak kerja dalam kelompok," ucap dia.
Tanggapan Keluarga
Sementara ayah Reynhard Sinaga akhirnya angkat bicara setelah putranya dihukum seumur hidup atas kasus pemerkosaan.
Dilansir BBC Selasa (7/1/2020), ayah Reynhard Sinaga, SS, akhirnya buka mulut terkait vonis yang diterima putranya.
"Kami menerima putusannya."
"Hukumannya sesuai dengan kejahatannya."
"Saya tidak ingin mendiskusikan kasusnya lebih dari ini," pintanya.
Reynhard disebut jatuh cinta dengan Manchester begitu sampai, dan memberi tahu keluarganya dia berniat tinggal selamanya di sana.
Tinggal dekat Gay Village di Manchester, dia disebut bisa lebih leluasa mengekspresikan orientasi seksualnya yang tidak bisa dilakukan di Indonesia.
Selama 10 tahun, dia disebut hidup dari uang yang diberikan ayahnya, seorang pengusaha yang mempunyai sejumlah cabang bank swasta.
Ibu Reynhard dilaporkan hadir dalam praperadilan anaknya.
Namun, dia tidak kelihatan dalam empat agenda sidang yang sudah dilakoni.
Meski begitu, ibu Reynhard sempat menuliskan kesaksian yang ditujukan demi keperluan pembelaan sulung dari empat bersaudara tersebut.
Pejabat KBRI London, Gulfan Afero, menuturkan Reynhard dikenal sebagai anak yang baik, cemerlang, dan rajin beribadah.
Ketika menjatuhkan vonis, Hakim Suzanne Goddard menyatakan keluarga pelaku pemerkosaan terbesar Inggris itu sama sekali tak tahu "karakter aslinya".
Gulfan berujar, dia sudah menemui Reynhard di penjara sebanyak tiga kali, dan mengungkapkan terdakwa dalam keadaan bahagia.
"Dia tahu apa yang dia hadapi, dan tidak menunjukkan penyesalan karena dia yakin tidak bersalah."
"Jadi, dia tidak ada beban," katanya.
Sejumlah media Negeri "Ratu Elizabeth" memberikan judul beragam, mulai dari "Peter Pan" hingga "Predator Seks" sejak vonis Reynhard ditetapkan.
Bukti 3 Terabite
Di pengadulan terungkap bukti-bukti pemerkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga disebut mencapai 3 terabite.
Reynhard memvideokan aksi-aksinya tersebut.
Melansir dari acerid.com kata tera berasal dari kata Yunani yang berarti monster.
Terabyte memiliki nilai satu triliun byte atau 10 pangkat 12 byte.
Lebih tepatnya 1 TB dapat didefinisikan sebagai 1.024 GB atau setara dengan 1.099.511.627.776 byte.
Satuan terabyte mudah dijumpai dalam kapasitas hard disk laptop atau desktop modern.
Dalam 1 TB, sebuah laptop dapat menampung 130.000 foto digital, 150 jam recording HD, serta 472 jam video.
Reynhard Sinaga melakukan kejahatannya itu selama dua setengah tahun, selama rentang 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017.
• Jika Amerika Membalas Serangan, Iran Siap Perang Habis-habisan di Timur Tengah
• Iran vs Amerika: Inilah Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan Amerika Serikat Saat Ini
• Iran Serang Pangkalan Militer AS di Irak, Inilah Dampak Harga Minyak dan Kurs Rupiah
• Diserang Iran, Donald Trump: Tak Ada Masalah, Militer Kami Terkuat di Dunia
Polisi menyebut Reynhard, yang berada di Inggris dalam rangka berkuliah, terhubung kepada korban yang jumlahnya diyakini lebih dari 190 orang.
Dalam sidang, diperdengarkan keterangan bagaimana pria 36 tahun berpura-pura baik dengan menawarkan minum atau tempat tidur kepada korban.
Dilansir The Independent Senin (6/1/2020), Hakim Suzanne Goddard mendeskripsikan Reynhard sebagai "predator setan seksual".
"Salah satu korbanmu menyebutmu monster.
Skala dan dahsyatnya kejahatan yang engkau lakukan menggambarkannya," ujar Goddard.
Reynhard Sinaga tertangkap ketika salah satu korbannya sadar, dan melakukan perlawanan sebelum ponselnya disita polisi.
Dia disebut pelaku pemerkosaan terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah hukum di Inggris, di mana Hakim Goddard merekomendasikan dia menghabiskan hukuman minimal 30 tahun.
Klaim Reynhard hubungan seks itu dilakukan atas dasar suka sama suka dianggap tak masuk akal oleh Jaksa Penuntut Iain Simkin.
Simkin mendasarkan argumentasinya dari bukti video, yang memperlihatkan salah satu korban pemerkosaan mendengkur ketika diperkosa Reynhard.
Ketika Kepolisian Manchester Raya melakukan pemeriksaan, mereka menemukan bukti kejahatan Reynhard yang mencengangkan.
Polisi menyita barang bukti 3,29 terabite berisi rekaman ketika Reynhard memerkosa korbannya, atau setara dengan 250 DVD.
Juri persidangan yang sempat menonton sejumlah adegan tersebut dilaporkan sampai harus melakukan layanan konseling.
Wakil Kepala Jaksa North West Ian Rushton berujar, dia tidak meragukan Reynhard bakal terus melakukan aksinya jika tidak ditangkap.
Rushton menjelaskan, dengan sikap baiknya Reynhard membujuk para korban untuk tinggal di apartemennya sebelum melakukan serangan seksual.
"Saya harus mengucapkan terima kasih dan penghormatan bagi para pria yang dengan berani sudah membawa kasus ini," jelasnya.
Reynhard disebut mencampurkan minuman alkohol dengan obat yang bernama GHB, disebut juga ekstasi cair, dan memberikannya kepada korban.
Para korban disebutkan bersedia untuk mendapatkan penjelasan dari polisi apa yang terjadi terhadap mereka.
Kemudian, ada juga yang mengaku tidak berani memberitahukannya baik kepada keluarga maupun teman dekat akan pengalaman traumatis mereka. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bukti Kejahatan Reynhard Sinaga, Pelaku Pemerkosaan Terbesar di Inggris, Capai 3 Terabite dan Ayah Reynhard Sinaga: Hukumannya Sesuai dengan Kejahatannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/reynhard-sinaga-tampak-dari-cctv-sering-keluar-dari-apartemennya.jpg)