Petugas Damkar Habiskan 8 Ribu Liter Air Padamkan Api yang Bakar Rumah Khosidin di Pekalongan

Petugas pemadam kebakaran kota dan kabupaten Pekalongan, menghabiskan 8 ribu liter untuk memadamkan rumah miilik Khosidin (31) yang terbakar di Gg 2B,

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Petugas pemadam kebakaran kota dan kabupaten Pekalongan, menghabiskan 8 ribu liter untuk memadamkan rumah miilik Khosidin (31) yang terbakar di Gg 2B, RT 2 RW 1, Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul, 01.30 WIB, pada Sabtu (11/1/2020).

Nur Khasanah (23) warga Gg 2B, RT 2 RW 1, Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto saat dihubungi Tribunjateng.com menceritakan saat itu diluar rumahnya terdengar suara begitu kencang.

Tawuran di Taman Indonesia Kaya Meluas hingga ke Semarang Utara, 6 Pelajar Ditangkap Beserta Sajam

Awal Kecurigaan Putri Hakim Jamaluddin pada Ibu Tirinya Sebelum Kasus Kematian Sang Ayah Terungkap

Pemain Multitalenta Asal Kendari Ini Tinggal Tunggu Panggilan, Resmi Bergabung di PSIS Semarang

Emak-emak Asal Salatiga Ini Hajar Mantan Pacar Anaknya Pakai Helm, Suntoro dan Ahmad Ikut Aniaya

Setelah dicek ternyata percikan api dari rumah milik Khosidin.

"Dengar suaranya yang kencang, orangtua saya langsung keluar rumah.

Ternyata, asap sudah kemebul di atas genteng Khosidin."

"Akhirnya, saya teriak-teriak ada kebakaran dan akhirnya orang kampung keluar dan membantu memadamkan api," kata Nur.

Menurutnya, saat itu kondisi cuaca terjadi angin yang lebat.

"Agar tidak merembet ke rumah yang lain, saya telepon petugas Damkar.

Dalam waktu 20 menit dua mobil damkar dari Kota dan Kabupaten Pekalongan datang," ungkapnya.

Sementara itu, petugas Damkar Kota Pekalongan Yuda mengatakan damkar menerima informasi ada kebakaran sekitar pukul 01.30 WIB.

"Satu unit mobil damkar dengan kapasitas 3 ribu liter diterjunkan dan dibantu satu unit mobil damkar berkapasitas 5 ribu liter dari Kabupaten Pekalongan," kata Yuda saat dihubungi Tribunjateng.com.

Menurutnya, dari keterangan pemilik rumah, penyebab terjadinya kebakaran diduga dari hubungan arus pendek listrik.

"Api berhasil padam sekitar pukul 02.40 WIB, api menghanguskan 90 persen bangunan dan alhamdulilah tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini," tambahnya. (Dro)

Widiastuti Senang Dapat Angpao dari Klenteng Tay Kak Sie, Meski Antre Sejak Pukul 07.30 Pagi

Hadiri Natal Bersama, Bupati Pati Ingatkan Pentingnya Hidup Rukun di Tengah Banyaknya Bencana Alam

WALHI Sebut Upaya Pemerintah Hanya Gimmick, Tidak Menyentuh Akar Masalah Lingkungan

Chandra Budiwan : Penindakan Pelanggaran ODOL Serampangan Ganggu Aktivitas Bisnis Logistik Nasional

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved