Anita Sebut Persaingan Bisnis ISP Tahun Ini Diprediksi Semakin Ketat

Bisnis jaringan Fiber Optik (FO) terus tumbuh berbarengan dengan kemajuan teknologi dan permintaan pasar.

Anita Sebut Persaingan Bisnis ISP Tahun Ini Diprediksi Semakin Ketat
Tribun Jateng/Galih Permadi
ILUSTRASI - Pembongkaran trotoar untuk pemasangan fiber optik di sepanjang Jalan Cipto, Semarang, Minggu (12/5/2013).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bisnis jaringan Fiber Optik (FO) terus tumbuh berbarengan dengan kemajuan teknologi dan permintaan pasar.

Di skala nasional pertumbuhan bisnis jaringan FO setiap tahunnya meningkat hampir 50 persen.

Hal itu ditunjukan dengan munculnya Internet Servis Provider (ISP) baru.

Pengakuan Sri Rezeki, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Terungkap, Batu Ukir di Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Dibuat Empu Wijoyo Guno Selama 2 Minggu

Inilah Nama Gelar dan Silsilah Bangsawan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo

Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD

Berdasarkan pertumbuhan bisnis FO, serta kebutuhan internet di masyarakat dan korporasi.

Persaingan antar ISP diprediksi akan semakin ketat pada 2020.

Menurut Anita Regional Solution Hipernet Jateng DIY, pada Desember 2019 terdapat 600 ISP yang ada di Indonesia.

"Dari total ISP yang ada, 100 ISP gulung tikar tahun lalu.

Tapi, ada 200 sampai 300 ISP baru yang muncul.

Kalau dibilang bisnis FO tumbuh ya tumbuh, bahkan hampir 50 persen setiap tahunnya karena bermunculan ISP baru," jelasnya, Selasa (14/1/2020).

Dilanjutkannya, persaingan antar ISP akan semakin ketat, dikarenakan peluang dan kebutuhan pasar akan internet.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved