Bank Indonesia Kpw Purwokerto Targetkan Pertumbuhan Ekonomi di Banyumas Meningkat pada 2020

Pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Banyumas diyakini akan semakin meningkat pada 2020 mendatang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto, Agus Chusaini dalam pemaparan pencapain pertumbuhan ekonomi Banyumas, pada Kamis (16/1/2020). TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Banyumas diyakini akan semakin meningkat pada 2020 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto, Agus Chusaini dalam pemaparan rencana kerja Bank Indonesia, pada Kamis (16/1/2020).

Agus meyakini pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja KPw BI Purwokerto akan mengalami peningkatan pada tahun 2020 ini.

Markas KKB Papua Ditemukan, Semua Anggota Kabur saat Dengar Tembakan Pasukan TNI

Segini Isi Rekening Raja Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat 

Tagar Risma Trending Twitter, Netizen Salahkan Anies Soal Banjir Surabaya

Wahyu Setiawan Sebut Nama Arief Budiman dan Johan Budi dalam Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Hal tersebut tak lepas dari pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat sejak tahun 2019 lalu.

"Sebenarnya pertumbuhan ekonomi di Banyumas cukup baik.

Kita kemarin pada 2019 ada peningkatan 5,9 persen, kami prediksi tahun ini cenderung meningkat," ujar Agus kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (16/1/2020).

Secara nasional pun tahun 2019 juga mengalami peningkatan 5,1 persen.

Proyeksi skala nasional tahun ini bisa mencapai 5,5 persen.

Agus mengungkapkan pihaknya tengah melakukan berbagai upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang ada.

Koordinasi dilakukan dengan pihak-pihak otoritas yang lain seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Tentunya agar pertumbuhan ekonomi terus tumbuh.

Secara global ada penurunan, tetapi kami yakin tahun 2020 bisa lebih baik dibandingkan dengan 2019," paparnya.

Ada tiga hal yang dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi yakni sinergi, transformasi dan inovasi.

Tiga hal tersebut menjadi sumber-sumber ekonomi yang baru bahkan dianggap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cukup baik.

Menurutnya yang perlu diwaspadai itu adalah perubahan cuaca, dengan perubahan pola tanam itu yang perlu di waspadai.

Ada juga persoalan kenaikan cukai rokok, BPJS, tarif tol, hingga kemudian adanya pencopotan subsidi gas.

"Kalau ini tidak bisa diantisipasi karena itu kebijakan pemerintah.

Kita hanya mencoba untuk memperpendek rantai distribusi, kalau rantainya turun harga bisa kembali semua," pungkasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Bupati Banyumas Beri Bantuan 2.851 Paket Sembako di Daerah Rawan Pangan dan Stunting

Pilus : Mas Hendi Berpeluang Besar Dapat Rekomendasi dari DPP

Resolusi Pemasyarakatan 2020, Marasidin Sebut Remisi Belasan Ribu Napi Hemat Anggaran Rp 16,5 Miliar

Dorong Percepatan Bisnis Logistik, TPKS Dukung Pembatasan Long Stay

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved