Pasar Imlek Kabupaten Pati Dimulai Besok, Dibuka Wawali Saiful Arifin
Pasar Imlek di Kabupaten Pati akan kembali diselenggarakan tahun ini. Dibuka besok Jumat (17/1/2020) sore oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI – Sempat absen tahun lalu, Pasar Imlek di Kabupaten Pati akan kembali diselenggarakan tahun ini.
Tak lain itu untuk memeriahkan sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek 2571.
Pembukaan Pasar Imlek ini direncanakan besok, Jumat (17/1/2020) sore.
• Rakor Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Pekalongan, PMI: Bukan Menanti Tetapi Tingkatkan Kewaspadaan
• Toko Kelontong di Jumantono Kepergok Jual Rokok Ilegal, Satpol PP Karanganyar: Kami Sita 560 Batang
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin secara khusus yang akan membuka Pasar Imlek tersebut.
Sedianya, pembukaan akan dipimpin oleh Bupati Pati Haryanto, namun berhalangan hadir karena ada agenda luar kota.
Tenda-tenda yang akan memuat puluhan stan telah dipersiapkan di kompleks Pecinan Pati.
• Pemkab Batang Sediakan Galeri UMKM dan Ekonomi Kreatif di Taman Dr Sutomo
• Tembok Rumah Ambrol Diterjang Longsor, Warga Jenawi Karanganyar Sebut Terjadi Rabu Petang
Meliputi sebagian di Jalan MH Thamrin dan Jalan Setyabudi.
Ketua Umum Kelenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto mengatakan, rangkaian peringatan Imlek 2020, penanggung jawab penyelenggaraan Pasar Imlek bukanlah pihak Kelenteng.
Ada panitia tersendiri yang menanganinya.
Adapun pihak Kelenteng hanya menyelenggarakan ritualnya.
• Pedang Pora Pergantian Kapolres Boyolali, Kini Dijabat AKBP Rachmat Nur Hidayat
• Tanda Pegawai Kecamatan Nakal Soal E-KTP, Sudah Jadi Tapi Ditahan, Minta Uang Kas Biar Cepat Dapat
Agus Atha, panitia Pasar Imlek itu menuturkan, event bertajuk "Pasar Imlek Bumi Mina Tani" ini akan diselenggarakan hingga 26 Januari 2020,.
Melibatkan antara 85 hingga 90 stan dengan berbagai jenis produk.
“Ada stan lokal Pati dan beberapa UMKM di wilayah Jawa Tengah."
• Huawei Nova 5T Berikan Cashback Rp 500 Ribu, Ini Harga dan Spesifikasinya di Semarang
• Pengedar Sabu Ditangkap di Kedungwuni Pekalongan, Samsul Tak Sadar Jadi Bidikan Polisi
"Namun, karena slot terbatas, kami pakai sistem siapa yang paling cepat mendaftar."
"Kebanyakan, sekira 60 persen dari UMKM luar daerah."
"Pasar Imlek ini sifatnya multiproduk. Beberapa yang dijajakan seperti kerajinan, baju khas Tiongkok, dan kuliner."
"Ada juga beberapa korporasi, termasuk rumah sakit, yang turut membuka stan di sini,” paparnya. (Mazka Hauzan Naufal)