Breaking News:

Polisi Tembak Penjambret Wilayah Solo Raya, Kapolres Karanganyar: Total Sudah 44 Kasus

Polres Karanganyar berhasil membekuk pelaku penjambretan berinisial DN (21) di kosnya daerah Kabupaten Sukoharjo, Selasa (14/1/2020).

tribunjateng/agus iswadi
Konferensi pers kasus penjambretan di Mapolres Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sat Reskrim Polres Karanganyar berhasil membekuk pelaku penjambretan berinisial DN (21) di kosnya daerah Kabupaten Sukoharjo, Selasa (14/1/2020).

Dalam menjalankan aksinya, warga Polanharjo Kabupaten Klaten itu ditemani rekannnya berinisial JT yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi mengatakan, pelaku terbilang cukup lihai dalam menjalankan aksinya dengan menggunakan clurit untuk menakut-nakuti korban.

Tak Percaya Warganya tak Punya Beras, Wihaji Langsung Cek Rumahnya, Hal tak Terduga Terjadi

Inilah Sosok Calon Istri Sule Bukan Kalangan Artis, Berikut 6 Faktanya

Ika Kaget Mobil Innova Reborn Milik Suaminya Raib di Halaman Rumah

Tanda Kiamatkah? Nenek Diperkosa Cucu Sendiri Sampai Berdarah, Alasan Pelaku Bikin Geleng-geleng

Dalam satu tahun, mereka sudah menjalankan aksinya sebanyak 44 kali di wilayah Solo Raya, seperti Klaten, Sukoharjo, Solo dan Karanganyar.

Terakhir kali, korban menajalankan aksinya di Jalan Baturan Raya Desa Baturan Kecamatan Colomadu pada Senin (13/1/2020) sekira pukul 14.30.

"Setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihak Satreskrim Polres Karanganyar melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk pelaku di tempat kosnya.

Namun satu pelaku berinisial JT berhasil kabur dan saat ini masih jadi DPO," katanya kepada para wartawan saat konferensi pers di Mapolres Karanganyar, Jumat (17/1/2020).

Sambungnya, pelaku sempat mencoba melarikan diri dan menyerempet seorang anggota, hingga akhirnya petugas menembak pada kaki kiri pelaku guna melumpuhkannya.

Selain melakukan penjambretan, mereka juga mencuri burung milik warga.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memilih situasi yang ramai sehingga mudah untuk langsung melarikan diri.

Pelaku berinisial DN mengungkapkan, pernah mendapatkan uang senilai Rp 24 juta saat menjalankan aksinya di Kabupaten Klaten.

Dikatakan Kapolres Karanganyar, atas perbuatannya pelaku dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (Agus Iswadi)

Sempat Pacaran, Ihsan Tarore Ungkap Alasan Tak Jadi Menikah dengan Denada

Setelah Membunuh, Zuraida Hanum Sempat Tidur di Samping Jasad Hakim Jamaluddin Selama 2 Jam

Hotel dan Rumah Makan di Salatiga Terapkan Penyesuaian Harga, Berlaku Mulai Februari

Pengakuan Sri Utami, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved