Breaking News:

Gubernur Ganjar Sentil Kode Etik Dokter Rumah Sakit: Kalau Menolong Apakah Tanya Isi Dompet Pasien?

Kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ditolak apalagi menolak itu bikin sakit. Apalagi jika itu dilakukan pihak rumah sakit.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melarang seluruh rumah sakit di Jawa Tengah menolak pasien.

Hal itu dikatakan lantaran kode etik dokter tidak boleh menolak pasien apapun latar belakangnya.

"Dokter kalau mau menolong orang tidak tanya agamanya, tidak tanya jenis kelaminnya, juga tidak tanya isi dompetnya."

"Itu kalau tidak salah ada dalam kode etik," kata Ganjar saat memberikan pengarahan kepada pimpinan, staf, dan tenaga kesehatan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (21/1/2020).

Latihan PSIS Semarang Dimulai Februari, Begini Cara Yoga Adiatma Jaga Kebugaran Fisik di Ciamis

Laga Amal di Mranggen Demak, Kiper PSIS Semarang Boyong Tim All Star Jateng

Warga Tegal Ditemukan Membusuk di Rumah Perum Genuk Indah Semarang, Diduga Sudah Seminggu Meninggal

Ganjar mengatakan, ada satu manajemen di rumah sakit yang bisa mengakomodasi masyarakat miskin agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.

Selanjutnya, ada cara-cara yang bisa dilakukan seperti dengan iuran, BAZNAS, dan lain sebagainya.

Untuk yang belum punya BPJS dan tidak mampu akan dibantu, gotong royong.

"Intinya mereka itu dipermudah, kemudian dibantu."

"Kami sampaikan jangan tolak orang miskin, karena ditolak itu sakit."

"Rumah sakit tolong jaga integritas untuk itu," tandasnya.

Video Peluncuran TribunBanyumas.com di Purwokerto

Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Wabup Apresiasi Upaya RS Tanggap Tangani Pasien

Belum Ada Nama Jalan Veteran di Kabupaten Pati, Diusulkan di Pasar Puri Hingga Makam Pahlawan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved