Breaking News:

80 Kotak Kran Stadion Jatidiri Semarang Dicuri Kawanan Maling Asal Jakarta, Polisi: Dijual di Banten

Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang menangkap kawanan pencuri kran Stadion Jatidiri di sebuah hotel Kota Solo.

istimewa
Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Saat ketiga pelaku ditangkap di wilayah Solo, Sabtu (18/1/2020) kemarin bersama sejumlah barang bukti. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan kotak berisikan kran kamar mandi stanlis untuk pembangunan Stadion Jatidiri, Kota Semarang digondol komplotan pencuri asal Jakarta.

Setidaknya, kran merk Toto untuk kamar mandi di Stadion Jatidiri yang berjumlah sebanyak 80 kotak itu dibawa lari oleh tiga orang.

Dari hilangnya puluhan kotak kran tersebut, pemborong dari proyek revitalisasi Stadion Jatidiri mengalami kerugian hingga Rp 135 juta.

Penjual Es Puter Semarang Terancam Hukuman Mati, Tertangkap Edarkan Sabu Total 100 Gram Lebih

Kisah Nyata: Pernikahan Hanya Berumur 12 Hari, Suami Suka Tidur di Depan TV dan Suami Ngaku Trauma

Wanita Lulusan S2 Dihina karena Nikahi Sopir Truk, Ternyata Gaji Suami 5 Kali Lebih Besar

Tak Terima Dilirik, Unggul Lempar Paving ke Kepala Mulya di Depan PDAM Tembalang Semarang

Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Saat ketiga pelaku ditangkap di wilayah Solo, Sabtu (18/1/2020) kemarin bersama sejumlah barang bukti.
Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Saat ketiga pelaku ditangkap di wilayah Solo, Sabtu (18/1/2020) kemarin bersama sejumlah barang bukti. (istimewa)

Namun, para pelaku dari aksi pencurian ini telah ditangkap oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang pada Sabtu (18/1/2020) pukul 03.30 WIB lalu di sebuah hotel di Solo.

Adapun para tersangka tersebut antara lain berinisial BF (30) warga Jakarta Pusat, YH (46) warga Jakarta Utara, dan S (50) warga Jakarta Utara.

Dari informasi yang dihimpun, komplotan ini diketahui melakukan aksinya pada Selasa, 31 Desember 2019, akhir tahun lalu.

Modusnya, para tersangka menyamar dan mengaku sebagai pegawai proyek pembangunan Stadion Jatidiri.

Kemudian, para pelaku mengambil barang-barang yang ada di dalam gudang dengan cara merusak rolingdorr.

Hilangnya puluhan kotak kran kamar mandi itu mulai disadari.

Akhirnya, pemborong melaporkan kehilangan tersebut ke polisi pada Jumat (17/1/2020) lalu.

Saat dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Sukiyono membenarkan kejadian dan penangkapan itu.

Menurutnya, kasus tersebut masih diselidiki lebih dalam oleh para penyidik dari Sat Reskrim Polrestabes Semarang.

"Para pelaku ditangkap di Solo. Dari pengakuan mereka, hasil curiannya telah dijual ke Banten.

"Pembeli dari Banten itu pun sudah diamankan oleh pihak Unit Resmob," ungkap Kompol Sukiyono kepada Tribunjateng.com, Rabu (22/1/2020).

Dia menuturkan, adapun pelaku dari Banten yang turut diamankan oleh Unit Resmob adalah AT (33), warga Majalebak, Banten.

AT ditangkap karena turut menerima barang hasil pencurian oleh para komplotan asal Jakarta tersebut.

"Atas kasus ini, para tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3 ,4 dan 5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sejauh ini, pihak dari Satreskrim masih mendalami kasus," tegasnya. (Akhtur Gumilang)

Wajah Babak Belur Penjambret Ipad di Genuk Kota Semarang, 2 Temannya Masih Buron

Ledekan Ganjar ke Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat : Oalah Sampeyan Menteri Urusan Bangunan Toh

Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing Turut Gotong Peti Jenazah Aiptu Sri Suwartini

Roy Suryo Curiga Munculnya Sunda Empire dan Keraton Sejagat Ada Motif Pengalihan Isu

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved