Breaking News:

Tak Terima Dilirik, Unggul Lempar Paving ke Kepala Mulya di Depan PDAM Tembalang Semarang

Tak terima dilirik, Unggul Wicaksono melempar paving mengenai kepala Mulya Winarta di depan PDAM Tembalang, Kota Semarang.

istimewa
Tersangka, Unggul Wicaksono (kiri) diamankan Polsek Tembalang selepas melakukan penganiayaan, Selasa, (21/1/2020). (Kanan) foto wajah korban penganiayaan Mulya. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Tembalang meringkus pelaku penganiayaan di depan PDAM Tandang, Kota Semarang, Selasa (21/1/2020).

Kapolsek Tembalang, Kompol Budi Rahmadi berujar tersangka bernama Unggul Wicaksono (18) warga Jalan Lobak, Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. 

Sedangkan korban adalah Mulya Winarta (19) warga Perum Korpri, Kelurahan Sendangmulyo, Tembalang.

Kisah Nyata: Pernikahan Hanya Berumur 12 Hari, Suami Suka Tidur di Depan TV dan Suami Ngaku Trauma

Wanita Lulusan S2 Dihina karena Nikahi Sopir Truk, Ternyata Gaji Suami 5 Kali Lebih Besar

Ledekan Ganjar ke Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat : Oalah Sampeyan Menteri Urusan Bangunan Toh

Wajah Babak Belur Penjambret Ipad di Genuk Kota Semarang, 2 Temannya Masih Buron

"Dipicu masalah sepele."

"Tersangka merasa dilirik sama korban di lokasi kejadian," ujarnya, Rabu (22/1/2020).

Semula, Mulya dan tetangga bernama Dhea Ayuni Sekarsari (20) berboncengan menuju RS Elizabet, sekitar pukul 16.00 WIB. 

Tepat di SPBU Kedungmundu, korban berpapasan dengan tersangka yang juga mengendarai sepeda motor.

"Pas di depan PDAM Kelurahan Tandang Kecamatan Tembalang, tersangka memepet motor korban."

"Tersangka bilang kenapa korban melototi tersangka," tambahnya. 

Unggul dan Mulya sempat pun cek-cok.

Di sela cek-cok itu Unggul mengawali pukulan ke korban, namun mengenai pundak kiri Dhea. 

Korban merasa tidak terima dengan aksi arogan tersangka, lalu menghentikan laju motornya.

"Begitupun dengan tersangka juga menghentikan motornya, lantas tersangka mengambil paving di pinggir jalan lalu melempar ke arah korban sehingga mengenai kepala korban, " tuturnya.

Melihat korban tidak berdaya, selanjutnya tersangka memukuli korban lagi berkali-kali .

Tetangga korban mencoba melerai dengan cara menarik tersangka untuk menghentikan penganiayaan tersebut.

"Kebetulan saat itu ada anggota kami yang patroli sehingga tersangka berhasil diamankan selanjutnya tersangka dilakukan pemeriksaan atau penyidikan lebih lanjut, " paparnya.

Korban mengalami luka sobek pada pelipis sebelah kiri, begitupun bibir atas sebelah kanan sobek, sedangkan tangan dan kaki lecet.

Dalam aksi penganiayaan tersebut, tersangka tidak dipengaruhi oleh minuman keras maupun obat-obatan.

"Tersangka kini terjerat perkara penganiayaan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun, " tegas Kapolsek. (Iwan Arifianto)

Aksi 24 Menit Egy Maulana Vikri Bela Lechia Gdansk Melawan Rubin Kazan

Viral di Medsos Cerita Ningsih Tinampi Mengaku Dapat Peringatan Kiamat dari Utusan Tuhan

Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing Turut Gotong Peti Jenazah Aiptu Sri Suwartini

Murid Kurang Ajar Acungkan Jari Tengah ke Guru, Sultoni Kesal Lalu Pukul Pakai Besi Jadi Tersangka

Penulis: iwan Arifianto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved