Polisi Ledakkan Benda yang Diduga Bom Rakitan di Pekalongan, Ternyata Ini Isinya
Benda mencurigakan berupa kardus berwarna biru, yang berada di depan ATM Mandiri di SPBU Kertijayan, Buaran, Kabupaten Pekalongan
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Benda mencurigakan berupa kardus berwarna biru, yang berada di depan ATM Mandiri di SPBU Kertijayan, Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah berhasil diledakkan di lapangan Kertijayan, Rabu (22/1/2020).
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez mengatakan setelah dilakukan proses disruptor atau pencerai berai di Lapangan Kertijayan bersama Gegana Brimob Pekalongan, barang mencurigakan itu berisi tiga buah pipa besi yang sudah dicor, jam analog, dan kabel.
"Tadi Gegana meledakkan barang yang diduga bom tersebut sebanyak dua kali. Pertama, sekitar pukul 12.30 WIB dan ledakan kedua sekitar pukul 14.00 WIB," kata AKBP Egy kepada Tribunjateng.com.
• Penjual Es Puter Semarang Terancam Hukuman Mati, Tertangkap Edarkan Sabu Total 100 Gram Lebih
• Kombes Polisi Trunoyudo Isyaratkan Panggil Ningsih Tinampi Gara-gara Ngaku Bisa Panggil Nabi
• Ledekan Ganjar ke Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat : Oalah Sampeyan Menteri Urusan Bangunan Toh
• Tak Terima Dilirik, Unggul Lempar Paving ke Kepala Mulya di Depan PDAM Tembalang Semarang
AKBP Egy mengungkapkan barang mencurigakan yang dilengkapi detak jam analog, pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan ATM Mandiri yang kemudian dilaporkan ke Polsek Buaran.
"Dari hasil pemeriksaan benda yang menyerupai bom rakitan tersebut berisi tiga buah pipa besi sepanjang kurang lebih 40 cm dengan diameter 5 cm dan telah dicor, lalu pipa tersebut dirangkai dengan lilitan kabel dan lakban," ungkapnya.
Kapolres menambahkan kejadian tersebut bisa disebut sebagai teror, karena barang yang dicurigai ternyata hanya mirip bom.
Namun, pihaknya akan menerjunkan anggota reskrim untuk melakukan pengungkapan kasus, serta mencari tahu motif dari pelaku yang melakukan teror bom di ATM Mandiri SPBU Kertijayan tersebut.
Sementara itu, Aiptu Kasmui Panit Gegana Brimob Pekalongan mengatakan ada dua langkah yang dilakukan yaitu proses disruptor atau pencerai berai.
Kemudian, langkah yang kedua yaitu disposal atau peledakan yang kedua kalinya ini.
"Hasilnya, ternyata di dalam benda tersebut tidak mengandung bahan peledak maupun paku."
"Hanya, ada pecahan jam analog, lakban, kabel, dan tiga buah pipa panjang 40 cm dan tebal 5 cm. Isiannya cor semen, atas bawahnya dikasih kabel. Persis bom beneran," tambahnya. (Dro)
• Kisah Nyata: Pernikahan Hanya Berumur 12 Hari, Suami Suka Tidur di Depan TV dan Suami Ngaku Trauma
• Viral di Medsos Foto dan Video 20 Detik Siswi SMP Tanpa Busana Hebohkan Netizen
• Wajah Babak Belur Penjambret Ipad di Genuk Kota Semarang, 2 Temannya Masih Buron
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 4 Siswa SMP Meninggal Tenggelam di Kolam Bekas Galian C Kudus