Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

RSUD dr Soewondo Kendal Simulasi Penanganan Pasien Corona, Wajibkan Mandi dan Cuci Ambulance

Setidaknya 30-an petugas medis hingga petugas cleaning servis RSUD dr Soewondo Kendal mengikuti simulasi penanganan pasien corona.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Setidaknya 30-an petugas medis hingga petugas cleaning servis RSUD dr Soewondo Kendal mengikuti simulasi penanganan pasien corona.

Simulasi yang dilakukan lebih diprioritaskan pada pasien yang sudah suspec virus corona rujukan dari RS atau Klinik lain.

Dalam simulasi tersebut, seorang pasien bernama mr P merupakan pasien dari Puskesmas Kendal Kota 1.

Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami

RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan

Siswi SMP Ditemukan Meninggal di Gorong-gorong, Terekam CCTV Diajak Sosok Pria Dewasa

Puryanto Penemu Gading Gajah Purba di Sragen Minta Kompensasi Uang, Ini Jawaban Dody Wiranto

Pasien sudah menjalani sejumlah cek medis dan terindikasi mengarah kepada penyakit corona.

Pasien dirujuk le RSUD dr Soewondo Kendal menggunakan ambulance.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kendal, Mastutik selaku pemimpin simulasi, mengatakan dalam simulasi tersebut pihaknya ingin memantapkan kembali para petugas kesehatan yang dikhususkan menangani pasien suspec corona.

APD lengkap sudah dikenakan oleh petugas penerima pasien, tak terkecuali petugas penghantar pasien rujukan.

"Jadi alurnya pasien datang, sudah dikoordinasikan oleh tim penerima IGD dan satpam agar mensterilkan jalur pasien nantinya.

Setelah itu pasien dicek awal suhunya.

Jika diharuskan penindakan pasien masuk ke IGD dulu kemudian dimasukkan ke ruang isolasi," terangnya, Selasa (28/1/2020).

Selama di ruang isolasi, pasien dirawat oleh petugas yang sama guna meminimalisir penyebaran virus.

Pasien dilakukan cek kelanjutan guna mengidentifikasi apakah positif terkena virus clorona.

Mastutik menekankan bahwa perlu adanya pembersihan lingkungan sekitar pasien atau yang kontak dengan pasien dengan alkohol 70-75 persen.

Termasuk mencuci APD yang sudah dikenakan petugas sekali.

Tidak hanya itu, pengantar pasien rujukan baik dari atau ke RS lain diwajibkan mandi dan ganti baju sebelum kembali ke RS awal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved