Breaking News:

Berita Jateng

Dari Pengamen Tukang Becak hingga Duafa Lainnya Berbaur Makan Bersama Anggota Yanma Polda Jateng

Program sosial Jumat Barokah yang digagas oleh Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polda Jateng terus berlanjut.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
IST
Anggota Yanma Polda Jateng dan Mahasiswa makan bersama kaum dhuafa di depan Stasiun Poncol, Jumat (7/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program sosial Jumat Barokah yang digagas oleh Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polda Jateng terus berlanjut.

Kali ini para polisi tidak hanya membagikan ratusan nasi bungkus kepada para kaum dhuafa di depan Stasiun Poncol dan sejumlah Pasar saja.

Melainkan juga ikut sarapan bersama dengan mereka.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Sumardi Meninggal Saat Dengarkan Khotbah Sholat Jumat

Heboh Telur Asin Diduga Palsu di Banyumas, Pedagang: Rasanya Getir dan Berwarna Hitam Kecoklatan

Ayahnya Tinggalkan Keluarga Demi Jennifer Dunn, Ini Doa Shafa Harris Untuk Faisal Harris

Tragedi Tewasnya Sopir Grab Kudus, Sempat Berpapasan dengan Istri di Malam Terakhir

Pelaksana Lapangan Kompol Agus Riyanto menuturkan berbaur dengan warga itu penting dan bisa dilakukan dengan berbagai cara, satu di antaranya dengan kegiatan sarapan bersama.

"Selepas membagikan ratusan nasi bungkus gratis, kami lanjutkan dengan sarapan bersama.

Ada Polisi, pengamen, tukang becak , mahasiswa dan lainnya campur jadi satu.

Memang mereka tidak bisa berlama-lama sarapan dengan kami karena harus lekas bekerja, " katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (7/2/2020)

Agus menerangkan tidak merasa canggung makan bersama dengan mereka meskipun yang dimakan hanya nasi bungkus dan di pinggir jalan.

Sekaligus dia menegaskan nasi bungkus yang dibagikan selama ini layak untuk di konsumsi.

"Sangat layak untuk sarapan pagi dan terasa nikmat sebab dinikmati secara bersama-sama, " katanya.

Di sela-sela sarapan pagi, Agus juga mengajak warga berdiskusi bersama terutama terkait keamanan dan ketertiban wilayah mereka.

"Tadi ada beberapa laporan dari warga , semuanya terkait keamanan dan kenyamanan saja, mereka mengapresiasi kinerja Polisi dalam upaya penegakkan hukum di wilayah, " bebernya.

Sementara, seorang pengamen , Amat Toha merasa senang bila masih ada lembaga sekelas Polisi yang masih mau berbaur dengan orang kecil.

“Saya sudah biasa menerima nasi bungkus ada yang dari Polisi, Pegawai, Jamaah Masjid , tapi kalau makan bersama dengan pemberi nasi baru kali ini, " terangnya. (iwn)

Bagian Tengah dan Utara Sudah Rampung, Pedagang Pasar Johar Semarang Minta Pindah Bareng-bareng

Gelagat Aneh Pengunjung Rutan Kelas 1A Surakarta Diminta Lepas Sandal, Rupanya Ada Sabu di Dalamnya

Ganjar Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Lihat Petani Kelelahan, Polisi di Kebumen Langsung Gantikan Bawa Traktor

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved