Pembunuhan Sopir Grab Kudus
Kabar Terbaru: Tanggapan Grab terhadap Perampokan Sopir Grab di Jepara
Saat ini, investigasi oleh kepolisian masih berlangsung dan Grab bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mengungkapkan sejumlah fakta
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peristiwa penemuan jasad sopir taksi online Grab mendapat perhatian pihak pengelola.
Melalui City Leads Grab Kudus, Adrian Guritno, mengatakan Grab sangat terpukul menerima kabar duka mengenai mitra pengemudinya di Jepara, Jawa Tengah.
"Atas nama manajemen dan komunitas Grab, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga, kerabat dan rekan yang ditinggalkan, " ujarnya dalam siaran tertukis yang diterima Tribun Jateng, Sabtu (8/2).
Adrian Guritno menjelaskan, Grab telah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan menyampaikan komitmen untuk memberikan segala bentuk dukungan serta bantuan kepada kerabat mitra pengemudi.
• Inilah 10 Pasangan Selebriti yang Sudah Dikaruniai Anak Tapi Belum Menikah
• Kisah Haru Sopir Angkot Bawa Bayi 3,5 Bulan di Semarang Saat Narik, Dapat Simpati dan Cibiran
• Video Viral : Pengemudi Agya Cekik Polisi Karena Hendak Ditilang di Tol Angke
• Li Wenliang Penemu Virus Corona Meninggal Dunia
Saat ini, investigasi oleh kepolisian masih berlangsung dan Grab bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mengungkapkan sejumlah fakta terkait kejadian ini sebelum kami dapat memberikan informasi lebih lanjut.
"Saat ini juga merupakan masa yang sulit bagi keluarga, oleh karena itu kami mohon pengertian rekan-rekan media untuk dapat memberikan mereka privasi selama mereka mengatasi situasi ini.
Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerja samanya, " pungkasnya. .
Dikabarkan sebelumnya, sopir Grab Kudus yang dirampok hingga meninggal, Tri Ardianto (41), terus didalami kepolisian.
Kepolisian telah membentuk tim gabungan khusus untuk mencari pelaku pembunuhan sopir Grab asal Kudus tersebut yang ditemukan tewas terbunuh di Welahan, Jepara, Kamis (6/2/2020).
Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Rismanto, menjelaskan tim gabungan itu terdiri atas Polres Jepara, Kudus, dan Polda Jawa Tengah.
"Jadi sekarang masih dalam penyelidikan semua.
Gabungan personel Kudus, Jepara, dan Polda Jateng," ujar dia kepada Tribunjateng.com, Jumat (7/2/2020).
Belum ada titik terang mengenai terduga pelaku yang melakukan pelaku pembunuhan tersebut.
Polisi berencana menggelar hasil pemeriksaan petugas gabungan tersebut.
"Kami mau cari petunjuk berkoordinasi untuk menyinkronkan hasil penyelidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/almarhum-tri-ardiyanto.jpg)