Pembunuhan Sopir Grab Kudus
Kabar Terbaru: Tanggapan Grab terhadap Perampokan Sopir Grab di Jepara
Saat ini, investigasi oleh kepolisian masih berlangsung dan Grab bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mengungkapkan sejumlah fakta
Polres Jepara juga melakukan olah TKP ulang di lokasi penemuan mayat," ujar dia.
Kepolisian juga sudah membuka data aplikasi Grab untuk mengetahui data konsumen yang melakukan order terakhir.
Korban kali terakhir mengantarkan konsumen menggunakan aplikasi itu ke Hotel Poroliman yang berada di Jalan Bhakti nomor 5, Kudus.
"Kami sudah memeriksa dan meminta keterangan tetapi memang bukan pelakunya.
Setelah dari situ, dia kembali lagi ke pool (tempat menunggu penumpang)," jelas AKP Rismanto.
Diketahui, korban menunggu penumpang di dekat Hypermart, Jalan Ahmad Yani, Kudus, pada Selasa (4/2/2020).
Kesaksian itu diungkapan Kasiman (50), tukang ojek pangkalan yang sering berkumpul bersama driver taksi online di lokasi ini.
Kasiman masih ingat persis, sebelum kejadian korban mendapatkan telepon untuk mengantarkan seseorang.
Namun dia tidak mengetahui siapa yang menghubungi korban dan mengantarkan ke lokasi mana.
"Lagi duduk di sini, lalu ada telepon.
Katanya ada carteran.
Terus orangnya pergi tapi nggak tahu kemana," ujar dia.
Dia menjelaskan, korban dikenal sebagai sosok yang baik dalam pergaulan sehari-hari.
"Dia orangnya baik biar pun tatonya banyak.
Selasa (hari) itu memang agak pendiam, mungkin sudah berasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/almarhum-tri-ardiyanto.jpg)