Liputan Khusus
Impor Bawang Putih dari China segera Tiba, Dipastikan Bebas Penyakit
Komoditas bawang putih yang beredar di Jateng sudah melalui tahap pemeriksaan sehingga aman, bebas dari penyakit virus corona
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bawang putih impor yang beredar di pasaran di Jawa Tengah dipastikan bebas penyakit. Sudah melalui tahap pemeriksaan ketat.
Hal itu ditegaskan Kasi Karantina Tumbuhan, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Semarang, Cisilia Tri Widiyanti.
Dia memastikan komoditas bawang putih yang beredar di Jateng sudah melalui tahap pemeriksaan sehingga aman, bebas dari penyakit.
"Bawang putih masuk ke Jateng lewat Surabaya. Barang yang sudah dikeluarkan, sudah dicek fisik maupun uji laboratorium. Virus Corona belum sentuh barang holtikultura," kata Cisilia Tri Widiyanti.
• Korban Meninggal Virus Corona Tembus 1.000 Lebih, 2 Pejabat Kesehatan Dipecat
• Wabah Virus Corona, Penerbangan dari Semarang ke Singapura Masih Normal
• Terbaru Kisah Nurul Sopir Angkot Viral, Wali Kota Hendi Minta Bilqis Jadi Warga Semarang
Kasubdit Industri, Perdagangan dan Investasi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Benny Setyowadi menyebut, masyarakat tak perlu khawatir terkait harga bawang putih. Dari pantauan, harga bawang berangsur normal.
"Sampai saat ini belum ada indikasi penimbunan. Stok masih aman, harga pun stabil. Kami dari Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan. Hingga saat ini belum ditemukan indikasi ada penimbunan," tambah Benny.
Senin (10/2/2020) lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah juga sudah melakukan sidak di beberapa pasar. Hasilnya harga bawang putih masih bisa dikendalikan dan cenderung turun.
Kabid Perdagangan dalam Negeri Disperindag Provinsi Jawa Tengah Mohammad Santoso mengatakan, inspeksi dilakukan menindaklanjuti kenaikan bawang putih beberapa hari belakangan.
Masyarakat menduga kenaikan bawang putih terkait virus corona.
"Namun hal itu tak terbukti (isu virus Korona), kemarin ada rapat di Jakarta rekomendasi (impor) sudah dikeluarkan. Dan dengan itu, harga sudah berangsur turun," kata dia.
Terkait kecukupan stok bawang putih, Santoso mengatakan tidak ada kekhawatiran soal itu.
Lantaran, pengadaan impor sudah ditentukan dari pusat, terkait kebutuhan tiap-tiap daerah.
"Masyarakat tidak perlu khawatir. Kebutuhan bawang putih tiap daerah sudah diperhitungkan pusat. Insyallah harga masih bisa dikendalikan," terangnya.
Terpisah, Kementan telah menerbitkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) untuk komoditas bawang putih. Total volume bawang putih yang diberikan rekomendasinya sebanyak 103.000 ton.
"[RIPH] 103.000 ton sudah diterbitkan Jumat kemarin," ujar Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, Senin (10/2).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/harga-bawang-putih-karanganyar.jpg)