Breaking News:

Pilkada Kendal 2020

Pilkada Kabupaten Kendal - Sekda Kembali Ingatkan Netralitas ASN, Sudah Ada Dua Laporan

Menghitung bulan mendekati Pilkada 2020, Pemkab Kendal telah mengedarkan surat pemberitahuan kepada para ASN untuk menjaga kenetralitasan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Sekda Kabupaten Kendal, Moh Toha. 

Setidaknya ada 2 poin besar yang diintruksikan.

Berkaitan kewajiban dan larangan, ASN diminta untuk tidak berpihak dalam bentuk apaoun dan kepada siapapun.

Lalu menghindari keterlibatan konflik politik, dilarang menjadi pengurus anggota partai, dan memberikan dukungan pada calon bupati atau wakil bupati.

Dalam poin kedua, ditujukan kepada kepala OPD agar memantau kinerja anggota ASN-nya, melarang penggunaan fasilitas maupun sarana dan prasarana milik pemerintahan untuk kampanye.

Kemudian melaporkan segera saat menemukan anggota yang terindikasi tidak netral, serta memberikan pengawasan dan evaluasi kepada setiap anggota.

"Yang menonjol tidak boleh terlibat dalam kampanye, rapat-rapat tim sukses, juga tidak boleh mengajak-ajak satu sama lain tentang politik maupun pilkada," ujarnya.

Toha menegaskan, bagi ASN siapapun agar lebih memperhatikan sikap netralitas ASN-nya.

Terlebih saat Bupati dan Wakil Bupati Kendal diberitakan bakal naik kembali.

Mereka tetap harus bekerja sesuai peraturan yang ada tanpa memihak siapapun. Baik saat masih dalam suasana bekerja maupun saat waktu cuti nanti.

"Ini (surat edaran larangan) dibuat untuk menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kendal. Supaya tidak ada kecurigaan antar ASN," terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved