Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Heboh! Sumur Pipa Keluarkan Api dan Airnya Asin di Karanganyar, Warga Gunakan untuk Obat

Warga mendatangi sumur dalam di Desa Krendowahono Gondangrejo Karanganyar, lantaran air yang keluar dari sumur pipa asin dan mengandung gas.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Warga dan pihak kepolisian dari Polsek Gondangrejo saat berada di lokasi sumur dalam Dusun Ngrawan Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Banyak warga penasaran dan ramai-ramai mendatangi sumur dalam di Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, lantaran air yang keluar dari sumur pipa asin dan mengandung kandungan gas.

Kades Krendowahono, Syarif Hidayat mengatakan, sejak viral pemberitaan sumur dalam yang airnya terasa asin dan mengadung kandungan gas, banyak warga penasaran mendatangi sumur dalam yang berada di dekat rumah Ketua RT 6/1 Dusun Ngrawan Desa Krendowahono.

Manchester City Dilarang Main di Liga Champions, Inilah Sejumlah Tim yang Dapat keuntungan

Hari Ini Dimulai Sensus Penduduk 2020 Secara Online, Siapkan KTP, KK, dan Akte Kelahiran

Lucinta Luna Ungkap Perasaan Ketika Dibully: Saya Terlihat Ceria, di Balik Itu Saya Depresi

Sejak beberapa hari lalu, banyak orang datang ke lokasi sumur dalam tersebut.

Alasannya beragam, ada yang penasaran, ingin melihat apa benar bisa keluar api, rasanya asin dan ada juga yang mengambil air untuk dijadikan obat.

"Sehari sekitar 30-50 orang. Kebanyakan yang datang saat malam hari. Karena bisa lihat langsung apinya.

Ada yang ingin merasakan airnya karena asin dan ada yang mengambil air menggunakan botol air mineral untuk obat," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (15/2/2020).

Untuk alasan keamanan, warga setempat membuat rumah-rumahan ala kadarnya di lokasi sumur dalam itu.

Selain mewanti-wanti para pengunjung untuk antisipasi kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Ketua RT 6/1, Sholikin Hidayat menambahkan, karena penasaran banyak warga yang datang ingin melihat langsung air sumur dalam yang terasa asin dan mengandung kadar gas.

"Kalau pas saya di rumah, ya saya antarkan. Kalau tidak, ya tetangga rumah.

Beberapa orang ada yang ingin mengambil air, ya saya silahkan," imbunya. 

Diberitakan sebelumnya, air dari sumur dalam di Dusun Ngrawan Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar berasa asin dan keluar nyala api saat disulut dengan korek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, sumur dengan kedalaman sekitar 120 meter itu berada di dekat rumah Ketua RT 6/1 Dukuh Dukuh Dusun Ngrawan.

Dari pipa paralon tersebut keluar air secara terus menerus disertai gelembung.

Ketua RT 6/1 Dukuh Dukuh, Sholikin Hidayat mengatakan, awalnya karena air dari saluran pipa sumur dalam itu keluar air secara terus menerus, beberapa anak menyalurkan aliran air menggunakan selang ke arah sungai.

Sumber air sumur dalam yang diduga mengandung gas di Dukuh Dukuh Dusun Ngrawan Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Selasa (11/2/2020).
Sumber air sumur dalam yang diduga mengandung gas di Dukuh Dukuh Dusun Ngrawan Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Selasa (11/2/2020). (TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI)

Sumur dalam itu terus mengeluarkan air sejak awal 2020.

"Awalnya tidak menyangka.

Saat malam hari, karena penasaran.

Anak-anak sekitar mengecek ke arah sumber air.

Saat korek api dinyalakan tiba-tiba langsung nyamber dan api menyala (di dalam paralon)," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (11/2/2020).

Sambungnya, lantaran baunya berbeda dan terasa asin, sampai saat ini air itu tidak bisa dimanfaatkan warga sekitar.

Sholikin pernah mencoba merasakan air tersebut dan menggunakan air itu untuk minum ternak sapi.

"Rasanya asin, pernah saya berikan untuk minum sapi tapi tidak mau," terangnya.

Lantaran merasa khawatir dengan adanya fenomena itu, kemudian Sholikin melaporkan kepada Kades Krendowahono.

Pasalnya ia belum tahu ada kandungan apa di dalam sumber air itu.

"Khawatirnya itu pas disulut korek kandungannya gasnya besar, kan jaraknya dekat dengan rumah.

Anak-anak juga sudah diberitahu supaya tidak mainan di sini," ucapnya.

Kades Krendowahono, Syarif Hidayat menyampaikan, lantaran dilanda krisis air saat musim kemarau tahun lalu. pihak desa berinisiatif meminta bantuan untuk pengeboran sumur dalam ke pihak Baznas Karanganyar.

"Pengeboran di titik pertama dengan kedalaman 120 meter, air yang keluar asin.

Akhirnya pindah ke dekat rumah Pak RT.

Kedalamannya 120 meter, tapi air yang keluar juga asin," terangnya.

Lanjutnya, karena dua sumur dalam mengeluarkan air asin, terpaksa pihaknya mencari titik lain untuk membuat sumur dalam yang ketiga kalinya.

Akan tetapi saat ini belum bisa dilanjutkan karena mengalami kendala teknis.

Dijelaskan Syarif, beberapa waktu lalu warga sekitar mencoba menyulutkan korek api ke arah sumber air yang berada di dekat rumah Ketua RT, ternyata justru timbul nyala api.

Video Sumur Pipa di Karanganyar Keluarkan Api dan Air Asin

"Ada gelembungnya (di sumber air), ternyata bisa mengeluarkan api saat disulut dengan korek.

Saat ini tidak tahu ada kandungan apa.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Camat dan BPBD Karanganyar.

Dari BPBD menyarankan untuk ke ESDM Provinsi Jateng supaya diteliti," pungkasnya.

Saat ini warga sekitar juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di sekitar sumber mata air tersebut untuk berjaga-jaga dan mengindari hal yang tidak diinginkan. (Ais)

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 16 Februari 2020: Aries Dia Akan Bertahan Jika Cinta

Sedang Berlangsung Link Live Streaming MNC TV Persela Lamongan Vs Sabah FA Piala Gubernur Jatim 2020

Tren Traveling di Awal Tahun 2020 ini Menurun hingga 50 Persen Akibat Virus Corona

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved