Perampokan Rumah Semarang
Mbah Hajjah Dibekap Bantal, Dikira Keponakan Bercanda, Ternyata Perampok
Awalnya korban mengira dibercandai kerabatnya yang bernama Mujiyati dan mengira kerabat tersebut kurang ajar karena membekap wajah korban.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: deni setiawan
"Pelaku tidak diketahui memakai penutup wajah atau tidak."
"Namun ketika menutup pintu melengoskan wajah sehingga hanya terlihat belakang kepala."
"Korban sempat tersadar dan bangkit sesaat sebelum pelaku menghilang dan sempat melihat fisik pelaku," urainya.
Pintu kamar dikunci dari luar dan korban tidak luka.
Namun kehilangan kalung emas seberat 50 gram dan liontin senilai Rp 5 juta.
Sebelum perampokan tersebut, korban kehilangan uang dan ATM tadinya isi Rp 35 juta menjadi Rp 4 juta.
"Korban ketahuan disekap oleh keponakannya, Iis karena hendak ke bank mengurus kartu ATM yang hilang."
"Ketika masuk ke dalam justru mendengar teriakan minta tolong," tambah Ubed.
Hajjah Fatimah sehari-hari tinggal sendiri di kediamannya.
Di kediaman tersebut terdapat PAUD yang beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat bada Ashar.
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kecelakaan Malam Ini di Karanganyar, Kaswadi Tewas Diseruduk Mobil
• PSIS Semarang Cari Lawan Sepadan, Liluk: Kami Belum Puas, Minimal Sekali Lagi Uji Coba
• Terungkap Teka-teki Pemilik Mobil Dinas untuk Latihan Nyetir di Pekalongan, Sempat Viral di Medsos
Namun di rumah tersebut Hajjah Fatimah menyewakan kamar di rumahnya dan disewa oleh 2 atau 3 orang perempuan yang indekos.
Sebelumnya, satu anak Hajjah Fatimah bernama Koko menawarkan pemasangan CCTV di rumah pasca kehilangan ATM dan sejumlah uang.
Namun Hajjah Fatimah menolak dengan alasan tidak perlu dan tidak ada barang berharga di rumah.
Ubed menambahkan, di kampungnya meskipun kampung padat penduduk dan rutin melaksanakan ronda malam di pos kamling, namun tetap terjadi pencurian.
Pencurian biasanya terjadi siang hari atau pernah terjadi saat salat tarawih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perampokan-rumah-banyumanik-semarang.jpg)