Breaking News:

Berita Semarang

Jalani Crash Program, 28 Napi Lapas Kedungpane Semarang Bebas Bersyarat

28 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang bebas bersyarat, Rabu (19/2/2020) sore.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
DOK LAPAS KEDUNGPANE SEMARANG
Para napi Lapas Klas IA Kedungpane Semarang mendapat bebas bersyarat pada Rabu (19/2/2020) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - 28 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang bebas bersyarat, Rabu (19/2/2020) sore.

Mereka yang kini bisa menghirup udara bebas di luar sel itu dikarenakan mendapatkan crash program (program percepatan) dari Lapas Kedungpane Semarang.

Kepala Lapas Kelas IA Kedungpane, Dadi Mulyadi mengungkapkan, 28 napi tersebut berasal dari beragam kasus.

Mulai dari pidana umum hingga narkoba.

Untuk bisa memperoleh program percepatanan ini, kata Dadi, minimal para napi sudah melewati 2/3 dari total masa tahanan.

Jadi Jagoan PDIP di Kabupaten Semarang, Ngesti-Basari Tetap Buka Keran Komunikasi Politik

Atasi Tumpukan Sampah, Tahun Ini Dibangun TPA Sanitary Landfill di Kendal

Video Bupati Asip Lantik Ratusan PNS Pemkab Pekalongan

"Sebagian besar, napi yang dilepas dahulunya terjerat kasus narkoba."

"Mereka dapat jatah crash program karena sesuai ketentuannya yakni telah menjalani 2/3 masa tahanan," ungkap Dadi kepada Tribunjateng.com, saat pelepasan napi di Halaman Lapas Kedungpane, Rabu (19/2/2020).

Dia melanjutkan, crash program diterapkan guna menekan kelebihan kapasitas ruang tahanan di wilayahnya.

Sesuai instruksi Dirjen PAS Kemenkumham RI, pihaknya kini mempermudah proses verifikasi para penjamin narapidana yang hendak dilepas secara bersyarat.

Menurut Dadi, penjamin napi kini bisa diwakili oleh petugas dari Bapas masing-masing daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved