Breaking News:

Berita Karanganyar

Karena Sering Amblas, Seusai Tinjauan DPUR Karanganyar, Jalan Penghubung Desa Bakal Digeser

Jalan penghubung antara Desa Balong dan Desa Lempong Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar akan digeser lantaran mengalami amblas.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
DPUPR Kabupaten Karanganyar meninjau lokasi jalan amblas karena tanah longsor di Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Kamis (20/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jalan penghubung antara Desa Balong dan Desa Lempong Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar akan digeser lantaran mengalami amblas.

Pasca tanah longsor yang mengakibatkan jalan tersebut ditutup total pada Rabu (5/2/2020), warga setempat kerja bakti membersihkan material longsor bersama petugas BPBD Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar Dapat Jatah 12 Ribu Sertifikat, BPN Minta Kawalan Penegak Hukum

Kecelakaan Tunggal di Karanganyar, Sopir Truk Teriak Minta Tolong, Nyungsep Jurang, 3 Warga Terluka

Dua Keluarga Sudah Tak Betah Tinggal di Pengungsian, Bupati Karanganyar: Coba Kami Cek Dahulu

Camat Jenawi, Agus Dwi Tanto mengatakan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar telah meninjau lokasi pasca kejadian.

Kemudian pihaknya juga sudah membuat laporan dan berkoordinasi dengan pihak PTPN IX terkait kejadian tersebut.

"Hasil tinjauan dari DPUPR, rencananya jalan itu digeser ke atas."

"Naik sekira 12 meter dan panjangnya sekira 60 meter dari lokasi sebelumnya."

"Jadi memutus. Jalan lama ditimbun menggunakan tanah gundukan yang di atas jalan," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (20/2/2020).

Sambungnya, apabila jalan lama diperbaiki tentu akan sangat berisiko karena di bawahnya jurang dan rawan longsor.

Sampai saat ini jalan tersebut ditutup total, warga memasang bambu menutupi jalan.

Info Penting BMKG: Tiga Hari Hujan Lebat Guyur Jawa Tengah, Daerah Ini Perlu Waspada

Jumat Malam Hadapi Persekat Tegal, Asri Akbar Ditunjuk Jadi Kapten Persijap Jepara

Pekalongan Berstatus Darurat Banjir, Ribuan Rumah di 9 Desa Terendam, Pengungsi Capai 3.576 KK

Warga juga sudah diberi sosialisasi supaya tidak melintas di jalan tersebut terlebih dahulu.

"Demi keamanan kami tutup. Sepeda motor sebenarnya bisa tapi risiko tinggi. Kalau kendaraan roda empat jelas tidak bisa," terangnya.

Sementara ini warga yang biasa melintas di jalan alternatif penghubung desa itu beralih ke jalan utama Sragen-Balong.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno mengungkapkan, jalan tersebut amblas karena air digorong-gorong meluap.

Pasalnya gorong-gorong tersumbat ranting karet saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat.

"Awalnya itu amblas sekira 30 sentimeter. Rambu sudah dipasang supaya tidak warga tidak melintas," ujarnya. (Agus Iswadi)

Jadi Alternatif Homebase, PSIS Semarang Kebut Perbaikan Stadion Kebondalem Kendal

Hasil PSCS Cilacap Vs Persib Bandung - Pangeran Biru Akui Kekompakan Pasukan Hiu Selatan, Skor 3-1

Laga Perdana Liga 1 2020 Lawan Persipura Jayapura, Pelatih PSIS Semarang Bikin Program Khusus

Apa Kabar Geoffrey Castillion Saat Ini? Cedera Paha Saat Laga PSS Sleman Vs Persib Bandung

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved