Sabtu, 23 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Puting Beliung Rusak Atap 30 Rumah di Karangrowo Demak, Warga: Kami Bingung Tidak Bisa Beli Genteng

Puting beliung menerbangkan sekitar 30 unit bangunan rumah dan fasilitas umum di Desa Karangrowo, Kabupaten Demak.

Tayang:
Penulis: Moch Saifudin | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Puting beliung menerbangkan sekitar 30 unit bangunan rumah dan fasilitas umum di Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020).

Seperti halnya satu warga RT 3 RW 3, Sak Roni (42), dirinya kehilangan atap yang terbuat dari genteng sekira 1.000 buah dan 4 asbes atap penutup kamar mandinya.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! 4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor

Alasan Kenapa Rakyat Bosnia Selalu Anggap Indonesia Saudara dari Jauh

Insiden Liga Champion Tadi Malam, Dele Alli Marah Banting Botol Air Minum, Ini Kata Mourinho

Zikria Dzatil Penghina Risma Bebas, Dengan Suara Bergetar : Saya Merasakan Kebaikan Bunda Risma

Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020) (Tribun Jateng/ Moch Saifudin)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020) (Tribun Jateng/ Moch Saifudin)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020) (Tribun Jateng/ Moch Saifudin)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020)
Warga tengah membersihkan pecahan genteng dan memperbaiki atap akibat angin kencang dan hujan deras di Dukuh Doropayung, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/2/2020) (Tribun Jateng/ Moch Saifudin)

"Saya bingung, mau beli genteng tapi tak punya uang."

"Tadi pagi saja saya tidak jadi berangkat kerja," jelasnya kepada Tribunjateng.com saat membersihkan pecahan genteng di depan rumahnya.

Tulang punggung keluraga dari 5 jiwa tersebut hanya mengandalkan tenaga buruh tani untuk kesehariannya.

Ia menjelaskan, rumahnya yang berukuran sekira 6x12 meter tersebut tak lagi sepenuhnya bisa ditempati.

Lantaran basah akibat atapnya yang hilang sepertiganya.

"Keseluruhan genteng ini sekira 3,5 ribu."

"Perabot rumah tidak ada yang rusak, namun sebagian besar basah."

"Nanti malam mungkin untel-untelan tidur satu kamar," jelasnya.

Ia menjelaskan, hujan terjadi semalaman penuh sebelum puting beliung datang sekira pukul 04.30 WIB.

Puting beliung datang sekira lima menit.

"Suaranya kemrasak."

"Kami sekeluarga juga tidak bisa keluar lantaran juga hujan deras, namun alhamdulillah tidak ada yang terluka," jelasnya.

Ia menambahkan, saat puting beliung datang dirinya hendak mengeluarkan sepeda motor lantaran akan berangkat kerja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved