Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Remaja Bentrok Pakai Senjata Tajam Kembali Dibebaskan Polsek Tembalang, Ini Kata Iptu Slamet

Dalam semalam, Polsek Tembalang mengamankan sejumlah kejadian perkara di wilayah hukumnya, Jumat (21/2/2020).

Tayang:
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Polisi mengamankan 17 bocah yang hendak tawuran 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam semalam, Polsek Tembalang mengamankan sejumlah kejadian perkara di wilayah hukumnya, Jumat (21/2/2020).

Adapun kejadian yang berhasil ditindaklanjuti Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Tembalang antara lain, penangkapan dua pengedar pil koplo dan sejumlah bocah di bawah berusia 15 tahun terlibat bentrok.

Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi melalui Kanit Reskrim Iptu Slamet Widodo mengungkapkan, dua kejadian itu terjadi pada Jumat (21/2/2020) malam lalu.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kecelakaan Mobil Vs Truk di Tol Kertosono-Nganjuk, 1 Orang Tewas

Cinta Laura Tuai Pujian Seusai Ditegur Satpam Supermarket Gegara Rekam Video

Bocah Yatim Piatu Curi Kotak Amal Masjid Demi Bisa Makan Kini Tinggal Bersama Keluarga Nur Kholis

Motor Menerobos Jalan Tol Banyumanik Semarang, Dikeluarkan Petugas di Ungaran

"Pertama sekira pukul 20.00 WIB, kami mengamankan dua pelaku diduga pengedar pil tipe Y atau biasa disebut pil koplo di wilayah Sedangguwo.

Lalu, sekira pukul 22.00 WIB, kami mengamankan sejumlah bocah tengah bentrok di Citra Grand, Sambiroto," jelas Iptu Slamet kepada Tribun Jateng di Mako Polsek Tembalang, Sabtu (22/2/2020).

Untuk kasus bentrok, Tim Opsnal membawa tiga bocah di sekitar Citra Grand ke Mako Polsek.

Mereka dibawa lantaran terlibat bentrok dengan seorang temannya yang lain.

Setelah bentrok, tiga bocah itu merampas hape milik kawannya.

Menurut Iptu Slamet, bentrokan ini bermula karena adanya adu mulut antara mereka.

Mendapat info tersebut, kata Kanit, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Tembalang bergegas ke TKP dan berhasil mengamankan ketiga bocah tersebut.

"Saat dibawa ke Polsek, kami mintai keterangan antara pelaku dan korban.

Ternyata mereka semua saling kenal.

Ini terjadi karena saling hina.

Keluarga korban pun sudah memaafkan," jelasnya.

Akhirnya, pihak Polsek pun membebaskan ketiga bocah tersebut.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved