Mas Bas Enggan Disebut Kolektor, Pernah Tolak Kaset Pita Komplet Bergenre Rock Ditukar Honda Vario

Baginya, kedatangan era digital seperti saat ini dengan berbagai layanan kemudahan di dalamnya tidak berpengaruh besar terhadap hobinya.

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Slamet Basuki (44) menunjukkan koleksi ribuan kaset pita musik rock di rumahnya Jalan Argo Tunggal Nomor 15, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Alasan merawat kenangan masa kecil terkadang membuat seseorang melakukan banyak hal.

Meskipun dalam kacamata umum sedikit manfaatnya.

Seperti mengoleksi benda atau barang tertentu demi memenuhi kepuasan batin.

Tidak jarang di antara mereka juga harus rela mengeluarkan ongkos yang tidak sedikit guna mencapainya.

Stadion Klabat Manado Tak Lolos Verifikasi, Laga Perdana Persipura Vs PSIS Semarang Bakal Bergeser

Betrand Peto Berulang Tahun Bulan Depan, Doa Ruben Onsu: Semoga Kami Tidak Menangis

Kisah Ayudia Bing Slamet Saat Hamil, Tak Mau Berantem Karena Anak, Pernah Ingin Gugurkan Kandungan

Mungkin itulah gambaran yang tepat disematkan untuk Slamet Basuki (44) warga Jalan Argo Tunggal Nomor 15, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Baginya, kedatangan era digital seperti saat ini dengan berbagai layanan kemudahan di dalamnya tidak berpengaruh besar terhadap hobinya.

Yakni mengoleksi kaset pita dengan genre musik rock.

Mas Bas begitu sapaan akrabnya mengatakan, hobinya mengoleksi kaset pita telah berlangsung sejak masih duduk di bangku SMP atau sekira 1992.

Sampai saat ini di rumahnya tersimpan sekira 1.000 keping kaset pita yang didominasi dari genre musik rock metal.

Bukan untuk dijual kembali, tetapi lebih sekadar klangenan di kala remaja.

Halaman
1234
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved