Breaking News:

Berita Hukum

Direktur LBH Semarang: Kalabahu Jadi Ruang Sebarluaskan Konsep Negara Hukum

Zainal melihat, sekarang ini negara dihadapkan pada kasus-kasus Intolerasi, kekerasan seksual dan menguatnya kekuasaan oligarki.

Penulis: Adelia Prihastuti | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/ADELIA PRIHASTUTI
Stadium general bertajuk Fight for Democracy and Humanity di Gedung Teather Thomas Aquinas, Unika Soegijapranata Semarang, Senin (24/2/2020). Itu adalah bagian dari pembukaan Kalabahu LBH Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka pembukaan Kalabahu (Karya Latihan Bantuan Hukum) ke XXII, LBH Semarang menggelar studium general.

Stadium general itu bertajuk Fight for Democracy and Humanity di Gedung Teather Thomas Aquinas, Unika Soegijapranata Semarang, Senin (24/2/2020).

Dony Danardono, Dosen Fakultas Hukum Unika Soegijapranata Semarang menyambut baik diskusi dan penyelenggaraan Kalabahu yang diadakan tiap tahun oleh LBH Semarang.

KPU Tolak Paslon Suer, Kurang 2.042 Pendukung Jalur Perseorangan Pilbup Kendal

Smartfren Wow Dilanjutkan Tahun Ini, Target Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

“Kami menyambut dengan senang hati dan atusias LBH Semarang mengadakan diskusi dalam rangka pembukaan Kalabahu."

"Moment ini penting bagi kami untuk terlibat dalam usaha memperjuangkan demokrasi dan kemanusiaan."

"Kampus harus selalu ditegur bukan hanya dari dalam tetapi dari luar untuk ikut serta dalam gerakan-gerakan ini,” ujar Donny.

Zainal Arifin, Direktur LBH Semarang menuturkan, dilaksanakannya Kalabahu setiap tahun bertujuan untuk menjaring kader-kader terbaik untuk membantu penyebarluasan konsep negara hukum, demokrasi dan HAM di Indonesia.

“Mengikuti Kalabahu merupakan syarat menjadi pengabdi bantuan hukum di LBH Semarang."

"Kalabahu menjadi ruang untuk menyebarluaskan konsep negara hukum, demokrasi, dan HAM,” ungkapnya.

Zainal melihat, sekarang ini negara dihadapkan pada kasus-kasus intolerasi, kekerasan seksual, dan menguatnya kekuasaan oligarki. 

Bupati Batang Minta Bantuan Normalisasi Sungai, Begini Jawaban Ganjar Pranowo

DBD Mulai Serang Warga Desa Bulurejo Karanganyar, Sejak Awal Bulan Ditemukan Delapan Kasus

Oleh sebab itu, untuk menghadapi situasi-situasi ini LBH Semarang membutuhkan orang yang tidak hanya bertekat kuat, tapi punya daya kritis dan tekat juang yang tinggi.

Dalam stadium general ini Dandhy Laksono, pendiri Watchdoc sekaligus filmmaker menjadi pembicara.

Selain itu peneliti Human Rights Law Studies (HRLS) Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Herlambang P Wiratraman juga menjadi pembicara.

Rencananya, Kalabahu LBH Semarang akan diadakan selama 14 hari, mulai 24 Februari sampai 20 Maret 2020.

Kelas diadakan secara inclass dan outclass dengan pemberian materi seputar konsep bantuan hukum dan praktik lapangan untuk para peserta yang lolos Kalabahu tahun ini. (Adelia Prihastuti)

Homebase PSIS Semarang, Hari Nur Yuliyanto Pilih Stadion Kebondalem Kendal, Ini Alasannya

Mas Bas Enggan Disebut Kolektor, Pernah Tolak Kaset Pita Komplet Bergenre Rock Ditukar Honda Vario

Persijap Jepara Belum Puas, Rencanakan Dua Kali Lagi Uji Coba, Pekan Depan Lawan Martapura FC

Gantikan Bruno Silva dan Wallace Costa, Laga Perdana PSIS Semarang, Dragan Tunjuk Pemain Ini

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved