Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Bupati Batang Minta Bantuan Normalisasi Sungai, Begini Jawaban Ganjar Pranowo

Pemkab Batang sudah meminta bantuan Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat untuk bisa menormalisasi sungai.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji bersama Kapolres Batang AKBP Abdul Waras dan Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu meninjau lokasi yang terendam banjir di wilayah Batang Kota, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji bersama Kapolres Batang AKBP Abdul Waras dan Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu meninjau lokasi terendam banjir di Batang Kota, Senin (24/2/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Batang, terdapat delapan desa/kelurahan yang terendam banjir dengan ketinggian 30 sampai 50 sentimeter.

"Dari tinjauan ini, akan dievaluasi apa penyebabnya sampai terjadi banjir."

Modus Baru Pelaku Edarkan Ganja di Jateng, Pasang Stiker Mirip Mobil Patroli, Kelabui Polisi

RSUD Kraton Dikepung Banjir, Bupati Pekalongan Jamin Layanan Kesehatan Warga Tetap Normal

Mas Bas Enggan Disebut Kolektor, Pernah Tolak Kaset Pita Komplet Bergenre Rock Ditukar Honda Vario

Video Banjir, Bupati Asip Pastikan Pelayanan RSUD Kraton Pekalongan Normal

"Ternyata ada sedimentasi Sungai Gabus yang sudah tidak bisa menampung air karena di sisi lain curah hujan tinggi."

"Sehingga sungai meluap ke pemukiman," terang Bupati Batang Wihaji seusai peninjauan di lokasi banjir, Senin (24/2/2/2020).

Dikatakannya, Pemkab Batang sudah meminta bantuan Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat untuk bisa menormalisasi sungai.

"Kami sudah ketemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo."

"Beliau sudah mengiyakan siap menormalisasi sungai. Tinggal kami tunggu kapan dilaksanakan dan harapannya secepat mungkin," ujarnya.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati Wihaji meminta masyarakat mau dievakuasi dan mengungsi jika air tambah tinggi.

"Pertama yang dilakukan adalah langkah darurat yang dibutuhkan warga."

"Jika air bertambah tinggu warga khususnya lansia harus dievakuasi dan mengungsi."

"Yang penting manusianya dulu harus diawasi keselamatannya," ujarnya.

Tanggul Sungai Bodri Kendal Terancam Jebol, 50 Meter Ambles Cuma Sisakan Gronjong

Persijap Jepara Belum Puas, Rencanakan Dua Kali Lagi Uji Coba, Pekan Depan Lawan Martapura FC

Homebase PSIS Semarang, Hari Nur Yuliyanto Pilih Stadion Kebondalem Kendal, Ini Alasannya

Video Jelang Persipura Vs PSIS Semarang, Intensitas Latihan Diturunkan

Mendengar keluhan warganya yang tidak bisa memasak karena rumah terendam banjir.

Termasuk meminta bantuan makanan siap saji, Bupati Wihaji pun perintahkan Camat dan Kepala Desa membuat dapur umum serta mendata kebutuhan warga.

"Pemkab sudah siapkan logistik bahan makanan dan dapur umum."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved