Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Terima Bankeu Pemdes Terbesar di Jateng, Bupati Pati Ingatkan Kades Berhati-hati

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan triliunan Rupiah untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Desa se-Jawa Tengah pada 2020.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Paparan Bupati Pati, Haryanto dalam forum Sosialisasi Bankeu Pemdes Tahun 2020 Se Eks Karesidenan Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Pada 2020, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan triliunan Rupiah untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Desa se-Jawa Tengah.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sugeng Riyanto, bankeu tersebut meliputi beberapa jenis.

Hal itu ia sampaikan ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam forum Sosialisasi Bankeu Pemdes Tahun 2020 Se Eks Karesidenan Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (25/2/2020).

Ade Mendadak Sulit Dihubungi, Padahal Korban Menikah Seminggu Lagi, DP Rp 42 Juta Lenyap

Pasien dalam Pengawasan Corona Meninggal, RSUP Kariadi Semarang: Saat Dirawat di Ruang Isolasi ICU

Jodi Ditangkap BNNP, Lagi Transaksi di Pedurungan Semarang, Pengendali Napi Lapas Kedungpane

Nyaris Tanpa Tinggalkan Jejak, 100 Bal Rokok Gudang Kaliwungu Kendal Digasak, Dijual ke Temanggung

“Pertama, operasional Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di 7.809 desa."

"Dengan total anggaran Rp 39 miliar, masing-masing desa akan menerima Rp 5 juta,” ucap dia.

Kedua, Pengembangan Kawasan Perdesaan untuk 53 desa di 12 kabupaten.

Masing-masing desa menerima Rp 50 juta, sehingga total anggarannya Rp 2,6 miliar.

Ketiga, Sarana dan Prasarana Perdesaan di 5.382 titik, dengan total anggaran Rp 941,2 miliar.

“Keempat, Peningkatan Ketahanan Masyarakat Desa bagi 3.764 desa di 29 kabupaten."

"Masing-masing Rp 50 juta, sehingga totalnya Rp 188,2 miliar."

"Dari anggaran Rp 50 juta yang diterima masing-masing, Rp 30 juta digunakan untuk perbaikan 3 unit rumah tidak layak huni."

"Adapun sisanya Rp 20 juta untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat,” papar Sugeng.

Di samping itu, lanjut dia, tahun ini ada tambahan satu jenis bankeu, yaitu pengembangan desa wisata yang diampu Disporapar Jateng.

Bankeu ini tidak didapat seluruh desa. Terkait hal ini akan ada sosialisasi lebih lanjut.

Lagi, RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Gejala Klinis Suspect Corona, Berstatus Pengawasan

Video Detik-detik Warga Cakung Ngamuk Serang Mall AEON Jakarta, Dituding Biang Kerok Penyebab Banjir

Pasca Kebanjiran, RSUD Kraton Minta Maaf, Layanan di Ruang Radiologi Belum Bisa Dilakukan

Datangkan Tiga Pemain Lagi, Langsung Gabung Latihan Persijap Jepara, Ini Sosok Mereka

Sugeng menyebut, dibanding kabupaten lain di Jawa Tengah, Kabupaten Pati mendapat alokasi Bankeu Pemdes terbanyak, yakni mencapai lebih dari Rp 152 miliar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved