Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Visa Umroh Distop

Saudi Setop Visa Umroh, Biro Perjalanan di Semarang Ini Terpaksa Batalkan 90 Calon Jemaah

Ditengah peningkatan antusias itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa umrah. Penangguhan yang dilakukan Arab Saudi i

Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Muhammad Rifqi Azahri CEO Biro Umroh Fatimah Zahra Kota Semarang, saat ditemui media di kantornya, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Minat masyarakat untuk Umroh terus meningkat.

Ditengah peningkatan antusias itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa umrah.

Penangguhan yang dilakukan Arab Saudi itu belum jelas batas waktunya.

Hal itu membuat biro umroh di Indonesia terpaksa membatalkan keberangkatan calon jemaah Umroh.

Menurut Muhammad Rifqi Azahri, CEO Biro Umroh Fatimah Zahra Kota Semarang, pemberitahuan dilakukan secara mendadak.

"Kami baru tahu pagi hari tadi, padahal kami akan memberangkatkan 90 jamaah Sabtu mendatang," jelasnya, Kamis (27/2/2020).

Prediksi Laga Pembuka Liga 1 2020 Persebaya vs Persik Kediri, Adu Kesaktian Para Jawara

Pelatih PSIS Dragan Djukanovic Heran Flavio Beck Tak Boleh Tampil di Laga Perdana Liga 1 2020

Dampak Saudi Setop Umroh dan Ke Masjid Nabawi, Biro Travel Terancam Rugi Miliaran

Jemaah Asal Indonesia yang Miliki Visa Umroh Diupayakan Tetap Bisa Ke Arab Saudi

Dilanjutkannya,  karena pemberitahuan secara mendadak, biro terpaksa menunda keberangkatan Umroh.

"Katanya untuk mengantisipasi merebaknya virus corona, ya mau bagaimana lagi l, kami harus menunggu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," paparnya.

Dikatakan Rifqi, jamaah yabg siap berangkat dan memiliki visa berjumlah 137 orang.

"Kalau sudah ada pemberitahuan resmi pastinya kami akan lakukan reschedule ulang keberangkatan," ucapnya.

Menurutnya, penangguhan yang dilakukan di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk Umroh.

"Ada kenaikan dari tahun 2018 ke 2019, kenaikan Umroh mencapai 15 sampai 20 persen yang semula 4.000 orang menjadi 6.000 orang," kata Rifqi.

Untuk Februari 2020, dijelaskannya, sudah ada 700 jamaah yang berangkat Umroh.

"Kami jamin untuk yang sudah mendaftar tetap bisa berangkat menunggu pemberitahuan lebih lanjut, dan tidak akan dikenai biaya tambahan," tambahnya. (bud)

Dampak Arab Saudi Setop Visa Umroh, Calon Jemaah Kebingungan hingga Datangi Biro Perjalanan

Manusia Perak di Tegal Resahkan Warga, Meminta Uang di Lampu Merah dan Bikin Kumuh

Cerita Para Pelaku Pariwisata Asal Jabar Susah ‘Move On’ dari Karimunjawa

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved