Breaking News:

Berita Karanganyar

Selesai Pijat di Kontrakannya di Karanganyar, Wahyu Bawa Kabur Sepeda Motor Si Tukang Pijat

arga Grogol Kabupaten Sukoharjo, Wahyu (28) membawa lari sepeda motor tukang pijat setelah selesai menggunakan jasanya di rumah kontrakan.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Konferensi pers kasus pencurian di Mapolres Karanganyar, Jumat (28/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Warga Grogol Kabupaten Sukoharjo, Wahyu (28) membawa lari sepeda motor tukang pijat setelah selesai menggunakan jasanya di rumah kontrakan daerah Sidomulyo RT 3/4 Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi menyampaikan, saat itu pelaku berada di rumah kontrakannya dan menghubungi Pamuji (35) yang berprofesi sebagai tukang pijat panggilan atau keliling pada Selasa (18/2/2020) pukul11.00.

"Modusnya pelaku menggunakan jasa korban (tukang pijet). Selesai memijat, korban izin ke toilet. Kemudian pelaku membawa lari barang korban berupa smartphone dan sepeda motor Honda Beat CW (Nopol K 3751 AQF) milik korban," katanya saat konferensi pers di Mapolres Karanganyar, Jumat (28/2/2020).

Kisah Tragis Ibu Hamil Ditabrak Mobil Disaksikan Suami, Dimakamkan di Semarang, Penabrak Tak Ditahan

Di Dalam Tanah Sudah Mirip Bubur, Peringatan Bupati Batang: Waspada Warga Desa Jolosekti

Daftar 29 Pemain Persija Jakarta Musim 2020, Mantan Timnas Italia Gabung Macan Kemayoran

Daftar 31 Pemain PSIS Semarang Musim 2020, Diperkuat 4 Ekspatriat Mahesa Jenar Optimis Tatap Liga 1

Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan dari anggota Polsek Karanganyar dan Satreskrim Karanganyar, pelaku dapat diamankan dirumah kontrakan lainnya di daerah Kecamatan Jatipuro Karanganyar pada Minggu (23/2/2020) pukul 16.00.

"Pelaku cukup licin (gesit) karena sering berpindah-pindah tempat kontrakan," terangnya.

Dijelaskan Kapolres Karanganyar, akibat perbuatannya pelaku dikenai pasal 362 KUHP dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sambungnya, selain melakukan pencurian, pelaku juga melakukan penggelapan sepeda motor N-Max Nopol AD 6785 FX milik Dedi warga Popongan Kecamatan Karanganyar.

"Kasus itu terungkap setelah pelaku tertangkap. Modusnya membeli lewat media online," imbuhnya.

Pelaku pencurian, Wahyu mengungkapkan, memang sudah langganan menggunakan jasa pijat Pamuji. Lantaran butuh uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, lantas ia mengambil barang milik Pamuji yang tergeletak di lantai.

"Karena kepepet. Barangnya tergeletak di lantai dan muncul niatan (mencuri)," ujarnya.

Dalam kesempatan itu pihak kepolisian juga mengembalikan barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku kepada para korban.

Korban Pamuji menuturkan, pelaku sudah menggunakan jasa pijatnya sebanyak tujuh kali, akan tetapi saat melayani tempatnya berpindah-pindah atau beda daerah.

Laki-laki kelahiran Grobogan itu sudah menjalani profesi sebagai tukang pijat keliling dan online sekitar 5 tahun. Dan saat ini ia tinggal di daerah Yogyakarta.

"Sudah tujuh kali. Kejadian (pencurian) baru sekali ini. Tarif pijat kalau datang Rp 150 ribu, kalau dipanggil Rp 200 ribu. Durasi dua jam," pungkasnya. (Ais).

Kisah Tragis Ibu Hamil Ditabrak Mobil Disaksikan Suami, Dimakamkan di Semarang, Penabrak Tak Ditahan

Sudah 10 Tahun Makan Sabun, Kakak Beradik Bilang Rasanya Mirip Susu, Tubuh Mereka Tumbuh Tak Lazim

Manusia Perak di Tegal Resahkan Warga, Meminta Uang di Lampu Merah dan Bikin Kumuh

Ditanya Soal Aurel Pacaran dengan Youtuber, Krisdayanti: Atta Halilintar Bukan Ya?

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved