Wabah Virus Corona
Dua WNI Positif Corona, DKK Salatiga Minta Warga Tidak Paranoid
Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga meminta masyarakat tak panik menyikapi adanya dua warga negara Indonesia postif corona.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga meminta masyarakat tak panik menyikapi adanya dua warga negara Indonesia postif corona.
Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengatakan virus corona hanya dapat menyebar melalui satu cara yakni lewat cairan bersin orang sakit. Kemudian, masuk melalui mata, hidung, mulut orang sehat.
“Meski begitu apabila kita benar menerapkan pola hidup bersih virus dapat mati dengan aliran air dan panas,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (2/3/2020)
• 2 WNI Positif Corona, Ahli Terkejut Hasil Penelitian Manusia yang Rentan Meninggal Karena Covid-19
• Seperti Apa Media-Media Asing Beritakan Kasus Pertama Virus Corona di Indonesia?
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Izin pada Istri Akan Mandi, Kasori Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
• Seorang Remaja Perempuan Diduga Bunuh Diri di Sebuah Hotel di Kota Semarang
Menurut Zuraidah, apabila masyarakat melihat orang sakit batuk kemudian diikuti dengan bersin-bersin supaya membuat jarak sekitar 0,5-2 meter agar terhindar dari penularan virus melalui bersin atau memberikan masker pada orang tersebut.
Ia menambahkan, dalam beraktivitas diharapkan pula berusaha menghindari kerumunan karena tidak diketahui orang yang positif virus corona atau negatif.
Sebab, orang positif corona gejalanya tidak nampak meski demikian tetap dapat menularkan.
“Virus orang sakit diantaranya dapat menular melalui tangan, gagang pintu, pegangan bus atau kereta, bolpoin, sumpit, tisu, gelas, handphone dan lain sebagainya."
"Usahakan jangan menyentuh wajah, mata atau keluarga anda karena dapat tertular sakit,” katanya
Dikatakannya, virus corona dapat bertahan pada objek tertentu hingga durasi 24 jam.
Maka, masyarakat diharapkan sering mencuci objek tertentu khususnya yang banyak orang berkerumun dengan sabun agar virusnya hilang.
Pihaknya mengimbau, setelah aktivitas keluar masyarakat agar mencuci tangan hingga batas lengan serta menghindari menyentuh wajah, mata atau hidung sebelum dipastikan bersih dari kuman atau virus.
“Kira-kira dalam mencuci tangan sampai durasi 20 detik, menyeluruh dari kuku, sela-sela jari."
"Lalu apabila mengenakan masker jika sudah terlihat kotor supaya mengganti."
"Maksimal pemakaian masker berlaku sehari,” ujarnya
Selebihnya kata dia, untuk sementara masyarakat tidak disarankan berbagi makanan, alat makan, gelas, handuk dan sebagainya karena rawan terjadi penularan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dikarantinya-wuhan-bisa-memperlambat-wabah-virus-corona.jpg)