Berita Regional
Kisah Mirip Romeo Juliet, Pasangan Suami Istri Ini Nekat Bunuh Diri Bersama di Rumahnya
Pasangan suami istri di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal di rumahnya, Selasa (10/3/2020).
TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Kisahnya Mirip Romeo Juliet, Pasangan Suami Istri Ini Nekat Bunuh Diri Bersama
Pasangan suami istri di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal di rumahnya, Selasa (10/3/2020).
Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih menerangkan, korban diketahui bernama Joko Waluyo (42) selaku suami dan istrinya bernama Yuli Irawati (38).
• Gagal Rampok Mobil, Begal Jerat Leher Driver Grab Boyolali Pakai Kabel USB dan Tusuk Perut Sisi Kiri
• Kisah Misi Super Rahasia Soeharto di Israel, Semua Identitas Prajurit Dibuang ke Laut Singapura
• Hari Ini, Toko Kelontong Senilai Rp 6 Miliar di Depan Mal Paragon Solo Dieksekusi PN Solo
• PDI Perjuangan Telah Tetapkan Nama Calon Wali Kota Solo 2020, Bambang Pacul: Wis Ono List
Keduanya ditemukan sekitar pukul 08:30 waktu setempat.
"Kami masih ditempat kejadian perkara," kata Sri ketika dikonfirmasi.
Hingga kini belum diketahui motif korban dalam melakukan bunuh diri.
Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sementara itu, Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 0818/08 Wagir, Kapten Inf Sunyoto mengatakan Joko Waluyo meninggal karena gantung diri.
Sedangkan Yuli Irawati diduga meminum racun.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh pihak keluarga
"Diduga istrinya (Yuli) minum racun. Sedangkan suaminya gantung diri," ujar Sunyoto.
Warga Korsel Bunuh Diri
Warga Korea Selatan berinisial EJ (57) yang bunuh diri di sebuah hotel di Solo meninggalkan secarik kertas surat.
Di kertas tersebut tertulis dalam bahasa Korea bahwa dia merasa putus asa, tak kunjung sembuh menghadapi penyakitnya.
"Jadi ditemukan surat di kamar korban.
Setelah diterjemahkan, dia merasa sakit karena tidak sembuh-sembuh.
Kemudian dia mungkin merasa bahwa dirinya terkena virus (corona) itu," kata Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai di kediamannya, Minggu (1/3/2020).
Kata Andy, EJ ke Solo tidak seorang diri.
Dia bersama kawannya tapi keduanya menginap di hotel yang berbeda.
Sudah sekitar setahun ini EJ bekerja dalam bidang uji mutu di salah satu perusahaan di Klaten.
"Dia check-in hotel 22 Februari 2020 sore.
Dari keterangan, dia ke Solo untuk berkunjung," kata Andy.
Sedianya EJ datang ke Indonesia sejak 16 Februari 2020.
Dia tidak langsung ke Solo, sempat singgah ke Yogyakarta juga.
"Dia pada 22 januari 2020 melakukan perjalanan dari China ke Korea.
Kemudian dari Korea dia ke Indonesia pada 16 Februari 2020.
Dia singgah di Yogya dulu, tidak langsung ke Solo," kata Andy
Kepolisian mendapat laporanmengenai warga Korea Selatan yang gantung diri pada 23 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 WIB.
"Dilaporkan pihak hotel karena saat housekeeping mau bersihkan ruangan diketuk-ketuk tidak ada jawaban.
Ternyata saat dibuka korban sudah menggantung di kamar mandi," kata Andy.
Setelah mendapati adanya warga Korea yang meninggal tergantung, pihaknya lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti yang ada.
Kepolisian lantas berkoordinasi dengan RSUD dr Moewardi.
"Kemudian dari RS Moewardi, kepala forensik mengambil sampel air liur korban.
Lalu dilaporkan atau dikirim ke laboratorium kesehatan Kemenkes di Jakarta.
Kami dapat hasil via dokter Moewardi, bahwa korban negatif terkena virus corona," jelas Andy. (*/goz)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pasutri di Malang Bunuh Diri Bersama, Suami Gantung Diri, Istri Diduga Minum Racun
• Reaksi NF Siswi SMP Bunuh Lalu Simpan Mayat APA di Lemari Seusai Bertemu Dokter Kejiwaan Riana
• Kartono Ayah APA Bocah Dibunuh Siswi SMP Mayat Disimpan di Lemari : Saya Ingin Polisi Bergerak Cepat
• Psikolog Poppy Amalia Analisis Arti Coretan Siswi SMP Bunuh dan Simpan Mayat APA di Lemari : Lemah
• Biodata Aghniny Haque Lulusan SMA 9 Semarang, Pemeran Ayu di Film KKN Desa Penari