Breaking News:

Wabah Virus Corona

Diterpa Virus Corona, Mukesh Ambani Tak Lagi Orang Terkaya di Asia

Mukesh Ambani, taipan energi India, tidak lagi menyandang gelar orang terkaya di Asia.

Tribunnews.com/Istimewa
Keluarga Mukesh Ambani 

TRIBUNJATENG.COM - Wabah virus corona membawa dampak luar biasa pada perekonomian.

Mukesh Ambani, taipan energi India,  tidak lagi menyandang gelar orang terkaya di Asia.

Gelar tersebut kini disandang oleh pendiri Alibaba Jack Ma, setelah anjloknya harga minyak dunia diiringi dengan merosotnya indeks saham global.

PDI Perjuangan Telah Tetapkan Nama Calon Wali Kota Solo 2020, Bambang Pacul: Wis Ono List

Gagal Rampok Mobil, Begal Jerat Leher Driver Grab Boyolali Pakai Kabel USB dan Tusuk Perut Sisi Kiri

Tak Disangka Siswi SMK Cantik Hilang 1 Bulan Jadi Korban Pembunuhan, Mayat Dibuang ke Sungai

Biodata Aghniny Haque Lulusan SMA 9 Semarang, Pemeran Ayu di Film KKN Desa Penari

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (10/3/2020), kondisi yang disebabkan peningkatan kekhawatiran penyebaran virus corona akan berujung pada resesi tersebut mengikis kekayaan Ambani sebesar 5,8 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 83,1 triliun (kurs Rp 14.328 per dollar AS) pada Senin (9/3/2020).

Akhirnya, Ambani harus rela turun posisi menjadi orang terkaya kedua di dunia menurut Bloomberg Billionaires Index.

Adapun kekayaan Ma mencapai 44,5 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 637,2 triliun, lebih tinggi 2,6 miliar dollar AS dibanding kekayaan Ambani.

 
Pada Senin, harga minyak dunia anjlok ke titik terendah dalam 28 tahun, setelah Arab Saudi dan Rusia menyatakan bakal memproduksi lebih banyak minyak guna mempertahankan pangsa pasar.

Langkah itu diambil ketika dunia tengah resah dengan penyebaran virus corona.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan apakah Reliance Industries Ltd milik Ambani akan dapat memangkas utang net menjadi nol pada awal 2021 sesuai janjinya.

Rencana tersebut bergantung pada proposal untuk menjual saham di divisi minyak dan petrokimia Reliance ke Saudi Arabian Oil Co, produsen minyak mentah terbesar di dunia.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved