Berita Demak
Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun Ini Diikuti Seluruh Jenjang Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi POS UN Jenjang SMP/ MTs, Program Paket B dan
Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi POS UN Jenjang SMP/ MTs, Program Paket B dan Program Paket C Tahun Pelajaran 2019/ 2020 Kabupaten Demak dan Penandatanganan Pakta Integritas.
Kepala Dindikbud Demak, Eko Pringgo Laksito mengatakan, hasil yang diharapkan adalah Kepala Satuan Pendidikan baik formal maupun non formal mampu memahami dan melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer berdasarkan POS Ujian Nasional.
"Bapak Bupati yang terhormat perlu kami sampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini untuk semua jenjang baik SMP dan MTs, SMA, SMK, MA serta Paket B dan C 100 % melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK," jelasnya saat membacakan laporan dalam sambutannya di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (13/3/2020).
• Resmi Diumumkan, Mulai April Karyawan Bergaji hingga Rp 16 Juta Per Bulan Bebas Pajak Penghasilan
• Kamar Tidur Rasanya Berputar dan Saya Sulit Bernafas, Cerita Mantan Pasien Positif Corona
• Pengasuh Pondok Pesantren di Kab Semarang Nikahi Anak 7 Tahun, Si Anak Tetap Tinggal dengan Orangtua
• Bripka Asep Polisi yang Viral Jadi Imam di Sel Tahanan Dipanggil Kapolri, Langsung Dapat Tawaran Ini
Lanjutnya, pelaksanaan ujian nasional akan digelar pekan depan hingga sebulan ke depan, dari jenjang SMA sederajat dan SMP sederajat.
Ia menjelaskan, jenjang SMK pada 16-19 Maret 2020, SMA/MA sederajat pada 20-23 April 2020, SMP/MTs pada 2-4 Mei 2020, Paket B pada 4-7 April 2020, Paket C pada 30 Maret sd 20 April 2020.
"Pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer di Kabupaten Demak mencapai target 100 % namun dalam pelaksanaan Ujian Nasional tersebut, tidak semua satuan pendidikan melaksanaan Ujian Nasional secara mandiri.
Masih banyak satuan pendidikan yang melaksanakan Ujian Nasional menggunakan sumber daya dari satuan pendidikan lain, atau nunut," jelasnya.
Lanjutnya, daftar satuan pendidikan yang menggunakan model UNBK, diantaranya, 55 SMK dengan 4.465 siswa, 32 SMA dengan 4.760 siswa, 75 MA dengan 4.649 siswa, 82 SMP dengan 8.172 siswa, 133 MTs dengan 8.796 siswa, 20 PKBM paket B dengan 522 peserta didik, 22 PKBM paket C dengan 1.005 peserta didik.
Oleh sebab itu, dirinya meminta Bupati Demak dengan segala hormat, berharap Bupati berkenan membantu satuan-satuan pendidikan tersebut agar tahun 2021 dapat melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer secara mandiri.
"Sebagai tambahan informasi terkait dengan kebijakan dari Kementerian Pendidikan terkait dengan merdeka belajar, yang salah satunya adalah penghapusan Ujian Nasional untuk tingkat akhir dari setiap jenjang pendidikan dasar dan menengah yang digantikan dengan uji kompetensi lain yaitu Assesment Kompetensi Minimum serta survey karakter peserta didik.
Untuk moda pelaksanaan assesment kompetensi minimum dan survey karakter peserta didik tetap berbasis komputer," jelasnya.
Ia melanjutkan, artinya sarana dan prasarana UNBK yang sudah dimiliki oleh satuan pendidikan akan tetap dimanfaatkan untuk kebutuhan uji kompetensi siswa yang akan datang.
Sementara Bupati Demak, M Natsir mengatakan, setiap kepala sekolah memiliki peran penting untuk mensukseskan pendidikan, terlebih bangsa.
"Menghancurkan bangsa ini tak perlu alat yang canggih, cukup setiap kepala sekolahnya saja.
Hendaknya setiap kepala sekolah mengajari anak didiknya agar tidak bodoh dan terbaik," jelasnya.
Selain itu, Bupati Natsir menantang kesiapan kepala sekolah yang hadir untuk mematuhi pakta integritas yang sudah ditandatangani secara simbolik.
Ia menyebut, jika pakta integritas tersebut tidak dilaksanakan dampaknya melebihi sumpah pocong.
"Jika tidak kita cermati dan tidak dilaksanakan dampaknya melebihi sumpah pocong.
Karena sumpah pocong hanya melibatkan perorangan, namun jika pakta integritas ini tidak dipatuhi banyak yang akan menjadi korban dalam dunia pendidikan," jelasnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 277 orang yang terdiri dari 82 Kepala SMP se-Kabupaten Demak, 133 Kepala MTs se-Kabupaten Demak, 9 orang pengawas SMP dan 9 orang pengawas MTs serta 24 Pengelola Lembaga Paket B/ Wustho dan 20 Pengelola Lembaga Paket C, SPNF SKB Kab Demak. (ivo)
• 14 Hari Operasi Antik, Polres Salatiga Tangkap 8 Pengedar Narkoba
• Terik Mentari Tak Surutkan Semangat 30 Muda-mudi di Kendal Tampilkan Seni Budaya Tari hingga Gamelan
• Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Dibersihkan Pakai Disenfektan
• 2 Bulan Lebih BNNP Jateng Sudah Tangkap 5 Napi LP Kedungpane yang Masih Kendalikan Jaringan Narkoba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sosialisasi-pos-un-jenjang-smp-mts-program-paket-b-dan-program-paket-c-tahun-pelajara.jpg)