Wabah Virus Corona
Update Pasien Positif Corona Jateng, Ganjar: Total 9 Orang, 2 Pasien Baru Semarang dan Solo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerangkan selain pasien positif corona meninggal, ada dua pasien positif baru.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Kita mesti tiru itu."
"Dan ini kesempatan bangsa ini mandiri."
"Ini kesempatan bangsa ini berdikari," katanya.
Tambah Produksi Alkohol
Selain masker, salah satu kebutuhan dalam menangani virus corona adalah alkohol sebagai salah satu komponen untuk membuat hand sanitizer.
Ganjar menyampaikan di Jawa Tengah hanya ada satu perusahaan yang memproduksi alkohol, dan saat ini menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan jumlah produksi.
"Nanti akan produksi sampai 3 juta liter."
"Karena kita perlu hand sanitizer yang selama ini produksinya terbatas," katanya.
Untuk menutup kekurangan hand sanitizer tersebut, Ganjar mengatakan akhir-akhir ini dirinya melihat para ahli berkreasi membuat pencuci tangan itu secara mandiri, dengan memadukan alkohol dengan tumbuh-tumbuhan yang mudah ditemui di sekitar.
"Ada temuan menarik dari perguruan tinggi, juga anak SMK yang menggunakan dari berbagai bahan, itu juga bisa sebenarnya," katanya.
Namun demikian, Ganjar mengatakan secara keseluruhan kebutuhan APD di Jawa Tengah masih mengalami kekurangan.
Terlebih ketika rapat Video Conference dengan bupati dan walikota se Jawa Tengah kemarin, mereka mengatakan semua rumah sakit kekurangan APD.
Dari safety shoes, respirator sampai baju pelindung.
"Kita lagi cari siapa yang bisa produksi (APD dan VTM)."
"Kita sudah meminta untuk mendata."
"Kita akan paksa untuk produksi lebih banyak," kata Ganjar.
(Mamdukh Adi Priyanto)
• Bagaimana Nasib Singapura yang Sangat Bergantung pada Tetangganya ketika Malaysia Di-lockdown?
• 1 Mahasiswa IPB Bogor dan Dosen UGM Yogya Dinyatakan Positif Virus Corona
• Video Motor Vs Motor di Jalan MT Haryono Semarang
• Wawali Tegal Jumadi Jamin Tidak Akan Ada Penggurusan, Berikut Syaratnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-memberikan-keterangan-terkait-kondisi-terkini-wabah-virus-corona.jpg)