Wabah Virus Corona
Rutan Salatiga Sementara Melarang Kunjungan Keluarga Narapidana
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kota Salatiga untuk sementara waktu melarang masyarakat mengunjungi warga binaan atau narapidana.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kota Salatiga untuk sementara waktu melarang masyarakat mengunjungi warga binaan atau narapidana.
Kebijakan itu diambil setelah mencermati penyebaran virus Corona.
Kasubsi Pengelolaan Rutan Kelas II B Salatiga Suwarno mengatakan, larangan mengunjungi warga binaan diberlakukan sejak 16 Maret 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
• Harusnya Isolasi Mandiri, Ibu di Solo Ini Malah Rewang dan ke Pasar, Kini 17 Rumah Diisolasi
• 39 Orang ODP Corona di Batang, Bupati Wihaji: Besok Penyemprotan Disinfektan Serentak
• Satu Tahun Menimbun Urine hingga Bergalon-galon, Keluarga Ini Digerebek Polisi
• UPDATE Virus Corona di Jateng: 2.236 Orang Dalam Pemantauan, Positif Covid-19 di Semarang 6 Orang
"Untuk sementara waktu, warga binaan dilarang dikunjungi."
"Ini upaya Rutan Salatiga dalam mencegah penyebaran virus corona," terangnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (20/3/2020)
Menurut Suwarno, sebelum diberlakukan kebijakan tersebut telah disosialisasikan kepada para warga binaan dan keluarga termasuk masyarakat.
Diharapkan, masyarakat bisa memahami kebijakan tersebut demi kebaikan bersama.
Ia menambahkan, Rutan Salatiga telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah virus corona.
Salah satunya dengan menjaga kebersihan dan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan Rutan hingga kamar warga binaan.
Kemudian,sosialisasi kepada warga binaan mengenai virus corona dan langkah antisipasinya.
"Kami juga menyediakan menyediakan hand sanitizer di lingkungan Rutan."
"Kami juga sudah memberikan pemahaman kepada para warga binaan agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan diri," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengingatkan para petugas lapas dan tahanan supaya senantiasa meningkatkan imunitas tubuh.
Lalu mewaspadai masuknya penghuni baru dari wilayah lain.
Zuraidah menyampaikan seiring munculnya wabah virus Corona DKK Salatiga akan terus menggiatkan sosialisasi tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga warga binaan sekaligus pemantauan.