Berita Semarang

Mahasiswa Asal Solo yang Diduga Menghina Presiden Jokowi Kini Tak Ditahan, Ini Alasan Kapolda Jateng

Mahasiswa Asal Solo yang Diduga Menghina Presiden Jokowi Kini Tak Ditahan, Ini Alasan Kapolda Jateng

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Para kuasa hukum dari LBH Semarang tengah mendampingi tersangka Hisbun dalam proses penanggguhan di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Sabtu (21/3/2020). 

Mahasiswa Asal Solo yang Diduga Menghina Presiden Jokowi Kini Tak Ditahan, Ini Alasan Kapolda Jateng

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng akhirnya mengabulkan penangguhan penahanan mahasiswa Solo, M Hisbun Payu (25) yang ditangkap ihwal dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lewat instastory IG.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel membenarkan terkait penangguhan penahanan yang diberikan pihaknya per Sabtu (21/3/2020) ini kepada mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta ini.

"Hari ini dikabulkan oleh penyidik dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jateng," kata Irjen Pol Ryco di sela kegiatan kepada Tribun Jateng, Sabtu (21/3/2020).

UPDATE Pasien Positif Corona di Jateng Hari Ini: Ada Tambahan 2 Orang, di Pekalongan dan Purwokerto

Mulai Hari Ini, Lion Air Berhenti Operasi Gara-gara Corona Khusus di Bandara Kertajati Majalengka

Viral Video Tarian Erotis di Garut Disaksikan Ratusan Pria, Wakil Bupati: Sangat Disesalkan

TNI Jaga 17 Rumah Karantina Mandiri di Solo Setelah Ada Ibu ODP Corona Keliaran Ke Pasar

Ketika Ganjar Disuguhi Jamu Corona di Kampung Jamu: Ini Bukan Obat, Tapi Bisa Menangkal

Kapolda menerangkan, sejak tersangka ditahan pada Jumat (13/3/2020) lalu, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia-Lembaga Bantuan Hukum (YBHI-LBH) Semarang mengajukan penangguhan penahanan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko (tribunjateng/akhtur gumilang)

Selain itu, lanjut Kapolda, tersangka Hisbun juga sudah meminta dan menyatakan permohonan maaf.

Menurutnya, tersangka mengaku bersalah atas unggahannya. 

"Atas permohonan kuasa hukum untuk penangguhan penahanan, per Sabtu (21/3/2020) ini penangguhan dikabulkan oleh penyidik.

Hisbun kemudian dibuatkan surat pernyataan untuk tidak melarikan diri dan mempersulit penyidik," terangnya.

Sementara, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Agung Prabowo mengungkapkan, permintaan maaf itu juga disampaikan tersangka via Instagram.

Permintaan maaf tersebut diposting dalam akun Instagram baru milik Hisbun yakni, @mohammadiss2020

Pada postingan tersebut, terdapat permintaan maaf serta penjelaskan dari akun sebelumnya @_belummati yang masih dijadikan barang bukti. 

Akun @mohammadiss2020 mengunggah hasil tangkapan layar Instagram dari akun @_belummati yang dianggap menghina presiden

Dalam unggahan itu, mohammadiss2020 menuliskan,

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved