Wabah Virus Corona

Anies Baswedan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di DKI Jakarta Selama 14 Hari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memberlakukan status tanggap darurat bencana dengan makin meluasnya penyebaran wabah virus corona

Editor: m nur huda
Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kepala BNPB 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memberlakukan status tanggap darurat bencana di seluruh wilayah DKI Jakarta, sehubungan dengan makin meluasnya penyebaran wabah virus corona (covid-19) di wilayah ini.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu 21 Maret 2020 kemarin menyebutkan, total kasus virus corona di seluruh Indonesia mencapai 451 kasus.

Sebanyak 81 kasus diantaranya merupakan kasus temuan baru di berbagai kota.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo menyatakan, kasus virus corona terbanyak terjadi di DKI Jakarta, mencapai 267 kasus.

Presiden Jokowi Beri Maaf Jadi Alasan Polda Tangguhkan Mahasiswa yang Diduga Menghina di Medsos

Positif Terinfeksi Virus Corona, Ahli Bedah Senior Asal Bogor Dokter Djoko Judodjoko Meninggal

Hasil Pilkades Serentak di Kendal, 19 Perempuan Berhasil Terpilih untuk Duduki Jabatan Kades

Maklumat Kapolri soal Larangan Warga Berkumpul, Mulai Seminar, Konser, hingga Resepsi

Pemuda Ini Rekam Karyawati Apotek Sedang Mandi, saat Kepergok Pura-pura Teriak

Korban meninggal di DKI Jakarta tercatat 23 orang dan 17 orang dinyatakan sembuh.

Di akun fanpage resminya di Facebook, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri yang mengumumkan status tanggap darurat bencana virus corona di DKI Jakarta, Sabtu 21 Maret 2020 kemarin.

Akun Fanpage resminya di Facebook, Gubernur Anies Baswedan mengumumkan status tanggap darurat bencana virus corona di DKI Jakarta, Sabtu 21 Maret 2020.
Akun Fanpage resminya di Facebook, Gubernur Anies Baswedan mengumumkan status tanggap darurat bencana virus corona di DKI Jakarta, Sabtu 21 Maret 2020. (FACEBOOK)

Berikut isi lengkap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan:

Jakarta ditetapkan sebagai TANGGAP DARURAT BENCANA COVID-19, untuk masa waktu 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi.

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan TNI-Polri untuk bisa mengendalikan penyebaran COVID-19, tapi kami tidak bisa bekerja sendiri.

Social Distancing/ Jaga Jarak Aman harus dikerjakan oleh SEMUA pihak secara disiplin.

Anda bisa ikut bertanggung jawab dengan memilih berada di rumah, memilih tidak berkegiatan di luar rumah, melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain.

Kami memohon kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, organisasi keagamaan, untuk bersama-sama melindungi warga Jakarta.

Kami menyerukan seluruh kegiatan perkantoran dan tempat hiburan di Jakarta untuk sementara waktu dihentikan, menutup fasilitas operasional, dan sebisa mungkin lakukan kerja di rumah mulai hari Senin untuk dua pekan ke depan.

Mulai hari Senin depan Pemprov DKI juga kembali menerapkan pembatasan di transportasi publik, membatasi jumlah penumpang dengan menjaga jarak dan dan jam operasional.

Transportasi publik hanya digunakan untuk kepentingan mendesak yang mengharuskan pergi ke luar.

Hubungi hotline #JakartaTanggapCorona di 112 / 0813 8837 6955 atau kunjungi corona.jakarta.go.id, jika memiliki pertanyaan seputar COVID-19.

 (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di DKI Sampai 14 Hari ke Depan

Mahasiswa Asal Solo yang Diduga Menghina Presiden Jokowi Kini Tak Ditahan, Ini Alasan Kapolda Jateng

Seorang ASN di Bantul DIY Positif Corona, 90 Orang yang Kontak Diminta Isolasi Mandiri

Daftar Lengkap Nama-nama Pejabat yang Terinfeksi Virus Corona dari Indonesia dan Berbagai Negara

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved