Breaking News:

Berita Tegal

Jembatan Warga Desa Kupu Tegal Ambruk Tergerus Aliran Air Campur Sampah

Penyebab ambruknya jembatan, diduga karena kondisi yang sudah rapuh ditambah arus air yang deras dan berisi tumpukan sampah.

istimewa
Camat Dukuhturi, Muktarom (mengenakan topi), saat melakukan pengecekan ke lokasi ambruknya jembatan di Desa Kupu, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, pada Senin (23/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Jembatan ambruk di Desa Kupu, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal pada Minggu (22/2/2020) malam sekitar pukul 19.07 WIB.

Penyebab ambruknya jembatan, diduga karena kondisi yang sudah rapuh ditambah arus air yang deras dan berisi tumpukan sampah.

Sehingga sebagian jembatan tergerus air dan ambruk.

Hal tersebut, disampaikan oleh Camat Dukuhturi, Muktarom, pada Tribunjateng.com, Senin (23/3/2020).

UPDATE 1 PDP Virus Corona Meninggal di Cilacap, Dinkes Ungkap Riwayat Awal Sakit Mahasiswa Itu

Lola Pamitan dari Tukang Ojek Pengkolan, Aliyah Faizah Ungkap Alasan Tak Akan Muncul Lagi

Terpaut 15 Tahun, Ini Kisah Cinta Didi Kempot Godfather of Broken Heart dengan Si Cantik Yen Vellia

Dampak Virus Corona di Jateng: Banyak Pembatalan Pesanan Konveksi dan DP Diminta Kembali

Disebutkan, pihaknya sudah mengecek ke lokasi pada Senin (23/3) dan menganggarkan dana sebesar Rp 535 juta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Terkait kapan target penyelesaian jembatan yang ambruk, dana sebesar itu kan harus dilakulan lelang."

"Sementara masih tayang siapa yang maju atau menang."

"Nantinya rekanan atau pemborong yang menang lelang maka mereka yang akan mengerjakan," jelas Muktarom, pada Tribunjateng.com, Senin (23/3).

Camat Dukuhturi, Muktarom (mengenakan topi), saat melakukan pengecekan ke lokasi ambruknya jembatan di Desa Kupu, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, pada Senin (23/3/2020).
Camat Dukuhturi, Muktarom (mengenakan topi), saat melakukan pengecekan ke lokasi ambruknya jembatan di Desa Kupu, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, pada Senin (23/3/2020). (istimewa)

Menurut Muktarom, pagi ini Senin (23/3) pukul 09.30 WIB dari pihak DPU dan BPBD Kabupaten Tegal sudah mengecek ke lokasi, dan segera menindaklanjuti sesuai anggaran yang sudah disebutkan tadi.

Adapun pada peristiwa jembatan ambruk di Desa Kupu, Dukuhturi, Kabupaten Tegal ini tidak ada korban jiwa.

"Jembatan ambruk diduga karena hujan terus menerus sehingga air sungai meluap."

"Selain itu, melihat kondisi jembatan yang sudah rapuh dan pondasi sebelah barat tergerus air, sehingga jembatan tanpa pondasi tersebut tidak kuat menahan beban berat alhasil ambruk."

"Sementara jalan ditutup dan dialihkan ke jalan Sidapurna, pintu air Jembatan Ireng, Sungai Kemiri," pungkasnya.

(Desta Leila Kartika)

Kesigapan Pemerintah Desa Bantar Wanayasa Banjarnegara Cegah Virus Corona Masuk ke Wilayahnya

Hendi Siapkan Ruang Isolasi Pasien Corona di Gedung Diklat dan Rumah Dinas Walikota Semarang

Pasar Tradisional di Kendal Mulai Sepi Pembeli, Pedagang Putar Otak hingga Pinjam Dana Koperasi

Jadi Pengangkut Alkes Pencegah Corona dari China, Naik Pesawat Hercules Ternyata Butuh Nyali

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved