Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Ganjar Siapkan Hotel Milik Pemprov Jateng dan GOR Jatidiri Semarang Untuk Ruang Isolasi

Ganjar Siapkan Hotel Kesambi Semarang milik Pemprov Jateng dan GOR Jatidiri Semarang untuk ruang isolasi perawatan pasien corona.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rapat terbatas melalui vicall dengan Presiden Jokowi, di rumah dinasnya, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyiapkan tempat untuk dijadikan ruang isolasi penanganan virus corona sebagai langkah antisipasi.

Hal itu disampaikan Ganjar seusai rapat terbatas melalui vicall dengan Presiden di rumah dinasnya, Selasa (24/3/2020).

Menurutnya, berbagai skenario telah disiapkan, mulau skenario ringan, sedang sampai skenario terburuk.

Ia mengungkapkan, ada bberapa lokasi untuk isolasi selain rumah sakit yang juga sudah didata.

Guru Besar UGM Meninggal, Ketum KAGAMA Ganjar Pranowo Telepon Rektor

Ahli Medis China Peringatkan Adanya Gejala Gelombang Susulan Wabah Virus Corona

Tak Bisa Mencium Bau Jadi Gejala Baru Tertular Virus Corona atau Covid-19, Hasil Penelitian Terkini

Di antaranya Balai Diklat Pemprov, Balai Diklat Kemenag, Asrama Haji Donohudan, Hotel Kesambi milik Pemprov, juga gelanggang olahraga seperti Jatidiri.

Bahkan Ganjar juga meminta tenda-tenda disiapkan sebagai alternatif paling akhir.

"Kalau kondisi memburuk, kami sudah menyiapkan beberapa tempat seperti Balai Diklat atau hotel milik kami sebagai ruang isolasi. Balai diklat dan hotel milik Pemprov memiliki kamar lumayan banyak, sehingga bisa disiapkan untuk itu," tegasnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI/Polri dalam rangka persiapan kemungkinan terburuk.

Beberapa aset milik dua lembaga negara itu sudah didata dan disiapkan apabila dalam kondisi darurat sebagai ruang isolasi.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rapat terbatas melalui vicall dengan Presiden Jokowi, di rumah dinasnya, Selasa (24/3/2020).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rapat terbatas melalui vicall dengan Presiden Jokowi, di rumah dinasnya, Selasa (24/3/2020). (ISTIMEWA)

"Bahkan sekarang saya sudah meminta BPBD untuk mendata, berapa jumlah tenda yang kita punya. Kami sudah mengantisipasi sampai sedetil itu sambil terus berusaha melakukan langkah-langkah preventif," ucapnya.

Ia berharap skenario buruk itu tidak sampai terjadi. Untuk itu, semua cara dalam rangka menekan angka penularan virus covid-19 harus dilakukan seoptimal mungkin.

"Kita harus melakukan tindakan preventif untuk pelandaian jumlah penderita. Supaya tidak semua tertular dan lari ke rumah sakit. Itu pasti memberatkan dan rumah sakit tidak akan mampu.

Untuk itu saya perintahkan seluruh Bupati/Wali Kota, Camat, Lurah hingga RT/RW gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah," tegasnya.

Sedangkan untuk rumah sakit, lanjutnya, kini disiapkan rumah sakit lini satu sebanyak 13, kemudian lini dua 45 dan lini tiga adalah sisanya.

"Inventarisasi akan terus kami dorong termasuk beberapa rintisan rumah sakit di Solo dan Brebes yang akan kami siapkan khusus untuk penanganan ini," kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved