Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Alasan Kenapa Anda Harus Jauhi Gula Saat Wabah Virus Corona? Ini Kata Ahli Penyakit Dalam

Meski tidak sebanding dengan kekuatan social distancing alias jaga jarak untuk membatasi penyebaran Covid-19

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -  Meski tidak sebanding dengan kekuatan social distancing alias jaga jarak untuk membatasi penyebaran Covid-19, sistem kekebalan tubuh yang kuat jadi perhatian utama. 

Virus corona yang menyebar hingga pada tingkat yang mengkhawatirkan, memaksa Anda untuk melakukan yang terbaik agar tetap sehat.

Dan, salah satu cara mewujudkannya adalah mengandalkan sistem kekebalan tubuh. 

Di saat yang sama, sebagian besar dari Anda menghabiskan waktu berhari-hari di rumah.

Yang berarti, Anda sering membuka lemari untuk mengambil kue dan es krim. 

Mungkin, Anda menganggap gula yang sedikit berlebih bukan masalah demi kenyamanan selama di rumah saja. Tapi, itu ternyata bisa berdampak negatif. 

Efek berbahaya dari gula adalah meningkatkan kecemasan hingga kematian dini, serta menekan sistem kekebalan tubuh.

Meski Dituntut Jaksa 6 Tahun, Eks Kepsek SMP Cabul Ini Hanya Divonis 10 Bulan Penjara

Tak Kalah Ganasnya, Wabah Baru di Tengah Pandemi Corona Bernama Hantavirus, Ini Gejalanya

Takut Menulari, Perawat Diusir Dari Kos karena Bekerja di Rumah Sakit Tangani Virus Corona

Beberapa penelitian mendukung kesimpulan: gula mendatangkan petaka pada sistem kekebalan tubuh. 

Di saat gula dalam buah-buahan atau sumber alami lainnya bisa memberi sedikit energi pada tubuh, gula olahan cenderung mempunyai efek tidak menyenangkan pada tubuh secara keseluruhan. 

"Mengonsumsi terlalu banyak gula bisa memengaruhi sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh yang menargetkan bakteri.

Gula memengaruhi cara sel darah putih kita menyerang bakteri," kata Niket Sonpal, ahli penyakit dalam dan gastroenterologi. 

"Kekurangan nutrisi bisa meningkatkan tingkat risiko kita saat menangkal infeksi.

Dan, makanan dengan kadar gula rafinasi tinggi biasanya kurang bernutrisi," ujarnya kepada The Huffington Post. 

"Gula memicu peradangan tingkat rendah di dalam tubuh dan meningkatkan massa.

Ini bisa berkontribusi pada penyakit bersifat kronis, seperti kardiovaskular dan diabetes," imbuh Sonpal. 

Hotline Semarang : Cara Mengakses Sensus Penduduk Online

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved