Wabah Virus Corona
Bagaimana Tugas Operasi SAR di Tengah Wabah Virus Corona?
Semangat tim SAR gabungan untuk mencari korban tenggelam di Desa Reco Kecamatan Kertek Wonosobo tak kendor meski harus bertugas di tengah virus Corona
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Semangat tim SAR gabungan untuk mencari korban tenggelam di Desa Reco Kecamatan Kertek Wonosobo tak kendor meski harus bertugas di tengah virus Corona.
Antusiasme para relawan pun masih tinggi untuk membantu mencari keberadaan korban.
Seperti biasanya, ratusan orang mendaftar bergabung dalam tim SAR untuk membantu pencarian.
• BREAKING NEWS : Bupati Cilacap Umumkan Satu Pasien Positif Virus Corona, Pulang dari Jakarta
• Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan
• Kena PHK karena Wabah Virus Corona, Dapat Santunan Rp1 Juta Per Bulan Per Orang Selama 3 Bulan
• Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Ritual Potong Gundul untuk Tolak Bala Virus Corona
Ini sebetulnya kabar baik.
Semakin banyak pihak yang membantu, jangkauan pencarian akan lebih luas sehingga mendukung operasi.
Tetapi operasi pencarian orang hilang saat ini lain dari biasa.
Mewabahnya virus Corona membuat masyarakat harus ekstra waspada terhadap penyebarannya.
Pemerintah pun mengimbau agar masyarakat menjaga jarak sosial (social distancing), dan menghindari kerumunan.
Padahal, operasi pencarian identik dengan kerumunan karena melibatkan banyak orang untuk gotong royong.
Operasi pencarian tetap dilaksanakan, namun dengan aturan yang lebih ketat sesuai arahan pemerintah.
Jika sebelumnya jumlah relawan yang bergabung membeludak, kini lebih dibatasi.
Kepala Basarnas Pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal mengatakan, pihaknya membatasi jumlah relawan yang hendak bergabung dalam operasi pencarian.
"Dari setiap unsur atau instansi hanya diambil dua orang," katanya.
Pembatasan jumlah anggota ini tak lain untuk menjaga jarak antar anggota dalam aktivitasnya.
Meski ini misi kemanusiaan, pihaknya tetap mengikuti arahan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona.