Wabah Virus Corona
Stok Darah Semakin Menipis, PMI Kota Semarang Buka Pelayanan Donor 24 Jam
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang membuka pelayanan donor darah selama 24 jam setiap hari mulai Senin (23/3/2020) lalu.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang membuka pelayanan donor darah selama 24 jam setiap hari mulai Senin (23/3/2020) lalu.
PMI juga tetap membuka layanan pada Hari Minggu dan hari libur nasional.
Bagi masyarakat yang hendak mendonorkan darah bisa langsung menuju kantor PMI Kota Semarang, Jalan Mgr Sugiyopranoto, Pendrikan Kidul, Semarang Tengah.
• Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan
• Kena PHK karena Wabah Virus Corona, Dapat Santunan Rp1 Juta Per Bulan Per Orang Selama 3 Bulan
• BREAKING NEWS : Bupati Cilacap Umumkan Satu Pasien Positif Virus Corona, Pulang dari Jakarta
• Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Ritual Potong Gundul untuk Tolak Bala Virus Corona
Kabag Pelayanan Donor UDD Kota Semarang, Yusti Triwianti mengatakan, pelayanan donor darah selama 24 jam ini dilakukan untuk mengantisipasi keadaan yang mana saat ini stok darah semakin menipis akibat pandemi virus corona (covid-19).
Beberapa instansi membatalkan rencana kegiatan donor darah. Akibatnya, stok darah semakin menipis.
"Kegiatan yang menggunakan mobil unit seperti di kampus, sekolah, dan perusahaan banyak ditunda.
Otomatis, biasanya kami bisa dapat 200-300 kantong, ini jumlahnya menurun," jelas Yusti, Rabu (25/3/2020).
Saat ini mobil unit PMI, kata Yusti, masih terus beroperasi namun tidak bekerjasama dengan instansi melainkan hanya standby di tempat-tempat tertentu semisal di depan gerbang kampus atau masjid.
Dia membeberkan, penurunan stok darah sebanyak 20 persen terjadi mulai awal merebaknya wabah virus corona di Kota Semarang.
Pekan lalu, stok semakin berkurang hinngga 40-50 persen.
Pihaknya terus berusaha mengajak masyarakat untuk donor darah dengan memberikan informasi melalui media sosial.
Broadcast melalui pesan singkat juga dilakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat yang biasanya melakukan donor darah.
"Bagi masyarakat yang sehat kami menyarankan bisa datang langsung ke kantor kami.
Jam berapapun kami tunggu karena kami buka 24 jam," katanya.
Yusti juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah termakan hoaks yang beredar di masyarakat terkait isu virus corona.