Olimpiade Tokyo 2020
Olimpiade Tokyo 2020: Tim Jepang Pembawa Api Obor Olimpiade dari Yunani Terinfeksi Virus Corona
Anggota tim Jepang untuk mempersiapkan obor Olimpiade 2020 dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 dalam persiapannya untuk upacara obor tersebut di Yunani.
TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Anggota tim Jepang untuk mempersiapkan obor Olimpiade 2020 dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 dalam persiapannya untuk upacara obor tersebut di Yunani.
"Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang pada misi diplomatik di luar negeri telah terinfeksi virus corona baru di Yunani dalam persiapan upacara obor untuk Olimpiade Tokyo," ungkap sumber di Kementerian Luar Negeri Jepang.
Pejabat Kementerian Luar Negeri, yang dipastikan terinfeksi, bekerja di Kedutaan Besar Jepang di Makedonia (sebelumnya Yugoslavia), dan sedang dalam perjalanan bisnis ke Athena, ibu kota Yunani dari 8 Maret hingga 17 Maret 2020.
• Prince Charles Positif Corona, Anggota Kerajaan Resah Terutama Ratu Elizabeth II
• Korban Meninggal di Spanyol Lewati China, Selama 24 Jam Terakhir, Terdapat 738 Orang Meninggal Dunia
• Sebut Tegal Darurat Corona, Dedy Yon Berencana Lakukan Full Lockdown 30 Maret - 30 Juli 2020
• BERITA LENGKAP: Korban PHK Dampak Corona Dapat Rp 3 Juta hingga Kelonggaran Cicilan
"Dia menderita penyakit ini pada tanggal 18 Maret, tetapi sekarang dia tidak memiliki masalah fisik besar dan saat ini sedang menjalani karantina sukarela. Kementerian Luar Negeri sedang memeriksa apakah ada kontak dekat dengan staf tersebut," tambahnya.
Dua pejabat di kedutaan Jepang di ibu kota AS, Washington, juga mengumumkan bahwa mereka terinfeksi virus corona baru.
Keduanya tidak dirawat di rumah sakit dan menunggu di rumah, tetapi salah satunya mengalami demam.
Menanggapi hal ini, Kedutaan Besar Jepang mengambil langkah-langkah seperti mendisinfeksi bangunan dan memeriksa rute infeksi dan apakah ada kontak dekat.
Menurut Departemen Luar Negeri, kedutaan tetap beroperasi secara normal, seperti penerbitan visa dan perlindungan warga negara Jepang, belum terpengaruh secara signifikan.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
Tokyo Jepang Lockdown Sampai Dengan 12 April 2020
Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengumumkan lockdown bagi kota Tokyo dan sekitarnya (23 wilayah).
Lockdown hanya kota Tokyo dan sekitarnya saja.
“Pertumbuhan korban virus covid-19 mendadak meningkat dan itu di luar perkiraan kita semua yang disebut Over Shoot,” papar Gubernur Koike malam ini (25/3/2020).
Oleh karena itulah Tokyo melakukan lockdown dan besok menurutnya akan melaporkan pula hal tersebut ke dalam rapat dewan khusus pemerintah pusat untuk antisipasi virus Covid-19.
“Kami berharap semua orang mulai besok di rumah saja baik pekerja dan semua orang. Bagi restoran juga sebaiknya tidak melakukan kegiatan. Kegiatan event apalagi live apa pun diharapkan sangat tidak dilakukan,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/obor-olimpiade-tokyo.jpg)