Wabah Virus Corona
Tocilizumab Obat Produksi Swiss Roche Diklaim Sembuhkan Pasien Kritis Virus Corona dengan Rasio 90%
Pasien Covid-19 yang didiagnosis kondisinya parah atau kritis di dua rumah sakit terpisah di Provinsi Anhui, China Timur.
Obat tersebut yakni avigan dan klorokuin.
"Obat ini sudah dicoba oleh satu, dua dan tiga negara dan memberikan kesembuhan," kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/3/2020).
Untuk obat Avigan, pemerintah menyediakan 5.000 butir. Seiring dengan itu, pemerintah juga tengah memesan 2 juta butir obat tersebut.
Obat ini didatangkan dari Jepang.
Sementara, obat Klorokuin, sudah disiapkan sebanyak 3 juta butir.
Obat Klorokuin ini diketahui diproduksi di Indonesia.
Presiden Jokowi mengatakan, obat-obatan tersebut merupakan hasil dari riset sejumlah negara dan laboratorium berstandar internasional.
Dilansir Live Science via Kompas.com, Kamis (19/3/2020), obat Avigan secara khusus dibuat untuk mengobati virus RNA seperti SARS-CoV-2.
SARS-CoV-2 adalah virus yang materi genetik utamanya RNA, bukan DNA.
Obat flu Jepang ini menghentikan beberapa virus dari replikasi dengan melumpuhkan enzim (zat yang menyebabkan reaksi kimia) yang disebut RNA polimerase, yang membangun RNA.
Menurut artikel yang membahas obat Avigan pada 2017 dan terbit di jurnal Proceedings of Japan Academy, Ser. B, Physical and Biological Science, tertulis bahwa tanpa adanya enzim utuh, virus tidak dapat menggandakan materi genetik secara efisien di dalam sel inang.
Meski demikian, ahli menemukan bahwa obat ini kurang efektif jika diberikan pada pasien yang memiliki gejala berat.
"Kami telah memberikan Avigan kepada 70 sampai 80 orang. Obat ternyata tidak berfungsi dengan baik ketika virus sudah berlipat ganda di tubuh pasien," kata seorang sumber dari Kementerian Kesehatan Jepang kepada surat kabar Mainichi Shimbun dilansir dari The Guardian.
Di Jepang, obat Avigan memang diresepkan bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan hingga sedang.
Namun, hasil dari uji coba ini belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah peer-review dan tampaknya masih temuan awal.(Intisari.Grid.ID)
• Pasien Positif Corona di Semarang Naik, Hendi : Kalau Beli Makan atau Belanja Delivery Aja
• Misteri Kematian Solekah di Dalam Tandon Air, Warga Semarang Itu Posisi Duduk, Kepala Tak Berbentuk
• ASN di Rumah Sakit Curi Masker untuk Dijual Lagi Laku Rp 56 Juta, Hasilnya Buat Beli Motor
• BREAKING NEWS : Penemuan Mayat Perempuan di Tandon Air di Semarang, Suami Cium Bau Menyengat