Breaking News:

Virus Corona Jateng

Curhatan Camat Bantarkawung Brebes Sudah Lelah dan Memohon Pemudik Tak Pulang: Kasihanilah Kami

Camat Bantarkawung Brebes meminta para pemudik dan pulang ke daerah masing-masing terlalu dini.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Pemudik mengantre untuk melakukan pengcekan suhu tubuh saat tiba di Bantarkawung Brebes. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Imbauan agar tetap di rumah dan tidak mudik tampaknya diabaikan sebagian masyarakat.

Ribuan warga pemudik bahkan sudah secara bertahap datang dari perantauan di tengah pandemik virus corona atau Covid-19.

Misalnya, yang terjadi di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak

Warga Jarah Supermarket, Italia Mulai Rusuh Gara-gara Lockdown Virus Corona : Kami Butuh Makan!

Penjara Rusuh & Polisi Sibuk Mengatur Lockdown Akibat Wabah Corona, Mafia Italia akan Bangkit Lagi?

Ternyata Tak Semua Sopir Taksi dan Ojek Online Dapat Tangguhan Cicilan 1 Tahun, Ini Penjelasan OJK

Di kecamatan yang dekat dengan perbatasan Jawa Barat itu kebanyakan para pemuda dan pemudinya merantau ke sejumlah kota besar seperti di Jabodetabek.

Hanya orang tua yang berdiam di rumah dan mencukupi kebutuhan hidup dengan bertani dan berdagang di kampung halaman.

"Sudah terlalu banyak."

"Kasihanilah kami."

"Kasihani kami warga Bantarkawung dan keluarga anda di rumah," beginilah curhatan Camat Bantarkawung Brebes, Eko Supriyanto, di laman Facebook miliknya.

Ketika dikonfirmasi, Eko membenarkan banyaknya pemudik yang pulang dini.

Hingga saat ini sudah ada 2.090 perantau yang pulang ke beberapa desa di Bantarkawung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved