Virus Corona Jateng
Curhatan Camat Bantarkawung Brebes Sudah Lelah dan Memohon Pemudik Tak Pulang: Kasihanilah Kami
Camat Bantarkawung Brebes meminta para pemudik dan pulang ke daerah masing-masing terlalu dini.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Kebanyakan pendatang tiba pada malam hari menggunakan mobil travel.
Karena keterbatasan tenaga juga pemeriksaan dilakukan hanya malam hari.
Sedangkan pada siang hari, pemudik masih bisa melenggang dengan bebas.
Hanya saja pihak kecamatan sudah meminta aparat desa dan RT/RW untuk melakukan pemantauan terhadap warga yang baru datang.
Deteksi yang dilakukan dengan pengecekan suhu tubuh.
"Di pos pemantauan, pemudik melakukan screening atau deteksi dini."
"Selain itu, diminta mengisi formulir," jelasnya.
Pendatang juga diminta untuk mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari ke depan di rumah.
Karena deteksi suhu tubuh tidak bisa memastikan yang bersangkutan apakah positif atau negatif corona.
Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo secara khusus meminta bupati wali kota memperketat pengawasan di wilayah masing-masing.
Ganjar mencermati pergerakan warga perantauan dari Jateng yang mempercepat mudik ke kampung halaman.
"Para bupati dan wali kota harus lebih tegas dan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan."
"Data setiap perantau yang pulang, cek kesehatannya, dan pantau terus."
"Protokol yang sama juga harus diterapkan di level desa, bahkan RT dan RW," tegasnya.
(Mamdukh Adi Priyanto)
• Relawan Corona Banjarnegara Galang Donasi APD Petugas Puskesmas
• Geger Oknum Kades Digerebek Warga di Rumah Selingkuhan, Sempat Kabur Lewat Pintu Belakang
• Lain dari Biasanya, Respon Warga Saat Petugas Jemput Pasien Positif Corona di Majene
• Mahasiswa UNS Solo Ciptakan Disinfection Chamber untuk Kurangi Resiko Penularan Covid-19