Wabah Virus Corona

Dukung Pemerintah Perbaiki Ekonomi, BTN Siapkan Rp 275 Miliar Beli Saham di Pasar Sekunder

PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, melakukan pembelian saham perseroan berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

IST
Pimpinan BTN usai melakukan konfrensi pers terkait pembelian saham perseroan berkode BBTN di Jakarta, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, melakukan pembelian saham perseroan berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Langkah itu merupakan dukungan BTN terhadap program pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dalam negeri di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Selain itu, pembelian saham dilakukan guna mengatasi kejatuhan harga saham BUMN di market.

Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak

Cara Login dan Isi Sensus Penduduk Online 2020 di sensus.bps.go.id, Besok Terakhir  

Lain dari Biasanya, Respon Warga Saat Petugas Jemput Pasien Positif Corona di Majene

Warga Jarah Supermarket, Italia Mulai Rusuh Gara-gara Lockdown Virus Corona : Kami Butuh Makan!

Nixon LP Napitupulu, Direktur Finance, Planning and Treasury BTN dalam siaran pers menjelaskan, pembelian saham juga dimaksudkan untuk memotivasi pegawai dalam mendukung kinerja perusahaan.

"Kami telah menyiapkan dana sebesar Rp 275 miliar untuk melakukan pembelian saham BBTN.

Perseroan juga telah menunjuk perusahaan sekuritas sebagai perantara pedagang efek untuk melakukan pembelian saham tersebut," jelasnya, Senin (30/3/2020).

Menurut Nixon, pembelian saham seluruhnya diarahkan pada saham di pasar sekunder untuk program Long Term Incentive (LTI) serta dalam rangka mendorong implementasi Prudential Risk Taking sesuai POJK No.45.

"Perseroan telah menyiapkan skenario pembelian saham dengan tiga tahapan pembelian yang akan dimulai tahun 2020 sebesar 50 persen dari total anggaran yang disiapkan," jelasnya.

Dilanjutkannya, hal itu akan dilanjutkan pada tahun 2021 dan 2022 dengan alokasi masing-masing 25 persen dari dana yang disiapkan untuk pembelian saham tersebut.

"Jadi tahun ini kami sudah siap untuk melakukan pembelian saham dengan alokasi dana sebesar Rp137,5 miliar atau 50 persen dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 275 miliar," katanya.

Ditambahkan Nixon, pembelian saham BBTN tidak akan mengganggu bisnis perseroan, pasalnya pembelian saham tersebut justru memberikan sentiment positif bagi kinerja perusahaan.

"Kami berharap langkah yang kami ambil dapat mendorong pelaksanaan budaya berbasis kinerja sekaligus meningkatkan nilai kapitalisasi dan stabilisasi harga saham perseroan," tambahnya. (bud)

Realme 6 Varian 4 GB RAM Sudah Ada di Kota Semarang, Segini Harganya

Sejumlah Pemuda Tetap Nongkrong di Saat Wabah Virus Corona Dibubarkan Langsung Kapolres Kebumen

Ketua Nasdem Kabupaten Semarang Usul Gaji Anggota DPRD Dipotong untuk Bantu Atasi Virus Corona

Di Tengah Wabah Virus Corona, Buruh Demo Tapa Pepe di Depan Kantor Gubernur Jateng

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved