Berita Semarang
Hingga Maret 2020, BPBD Catat 92 Bencana Longsor Terjadi di Kota Semarang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat sebanyak 92 kejadian tanah longsor hingga akhir Maret 2020 ini.
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat sebanyak 92 kejadian tanah longsor hingga akhir Maret 2020 ini.
Puluhan bencana longsor ini terhitung sejak awal Januari 2020 lalu atau semasa musim hujan berlangsung.
BPBD merinci bulan Januari 35 kejadian, Februari 34 kejadian, dan Maret 23 kejadian tanah longsor.
• Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak
• Cara Login dan Isi Sensus Penduduk Online 2020 di sensus.bps.go.id, Besok Terakhir
• Jika Jakarta Diisolasi, Bagaimana Nasib Warga Jateng di Sana? Ini Penjelasan Ganjar Pranowo
• Lain dari Biasanya, Respon Warga Saat Petugas Jemput Pasien Positif Corona di Majene
"Total hingga tanggal 30 Maret 2020 ini, kejadian bencana tanah longsor ada sebanyak 92 kali.
Kejadian terakhir pada 18 Maret 2020 lalu di Bringin, Kecamatan Ngaliyan," ujar Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono kepada Tribun Jateng, Senin (30/3/2020).
Dalam data tersebut, lanjut Winarsono, tidak ada korban jiwa satupun dalam kejadian sejumlah tanah longsor di Kota Semarang.
Namun, beberapa kejadian longsor menyebabkan kerugian materiil hingga puluhan juta.
"Untuk kerugian materiilnya ada yang sampai puluhan juta.
Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana di Semarang, termasuk tanah longsor," sambungnya.
Meski musim hujan akan rampung, pihaknya tetap mengingatkan, warga Kota Semarang untuk tetap waspda terhadap masa peralihan saat ini.
Khususnya untuk di wilayah rawan longsor, Winarsono meminta warga untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan.
"Kami menghimbau juga masyarakat agar bisa melapor ke kepala wilayah apabila melihat adanya gejala-gejala potensi longsor.
BPBD Kota Semarang siap untuk berkoordinasi dengan instansi terkait," pungkasnya. (gum)
• PSSI Bolehkan Klub Potong Gaji Pemain, Striker PSIS Semarang Harap Gajinya Bulan Maret Dibayar Utuh
• Dukung Pemerintah Perbaiki Ekonomi, BTN Siapkan Rp 275 Miliar Beli Saham di Pasar Sekunder
• Realme 6 Varian 4 GB RAM Sudah Ada di Kota Semarang, Segini Harganya
• Sejumlah Pemuda Tetap Nongkrong di Saat Wabah Virus Corona Dibubarkan Langsung Kapolres Kebumen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/longsor-di-kelurahan-bringin-kecamatan-ngaliyan-beberapa-waktu-lalu.jpg)