Virus Corona Jateng

UPDATE Penyebaran Virus Corona di Kabupaten Banyumas, ODP Bertambah 29 Total Sebanyak 969 Orang

Ada kenaikan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 29 orang di Banyumas atau 2.7 persen menjadi total 969 orang per hari ini, Senin (30/3/2020).

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Petugas medis yang mengenakan APD keluar dari Ruang Isolasi RSUD Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Ada kenaikan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 29 orang di Banyumas atau 2.7 persen menjadi total 969 orang per hari ini, Senin (30/3/2020).

Namun demikian, sebagai informasi data yang diterima terkait perkembangan Corona di Banyumas bahwa ada beberapa juga warga yang kembali lagi ke Jakarta.

Kemudian adalah data terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada kenaikan 5 orang, yang berasal dari beberapa wilayah di Banyumas.

BREAKING NEWS: Hasil Tes B2P2VRP 1 Warga Salatiga Positif Virus Corona, Pulang dari Amerika

Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak

 Ayu Ting Ting Aktif Main Badminton dan Voli Selama Tinggal di Rumah Saat Wabah Corona

Cara Login dan Isi Sensus Penduduk Online 2020 di sensus.bps.go.id, Besok Terakhir  

Mereka adalah berasal dari Kecila Kecamatan Kemranjen, Jatisaba Kecamatan Cilongok, Klinting Kecamatan Somagede, Karangtengah Baturraden, Cingebul Kecamatan Lumbir.

"PDP terkonfirmasi positif tidak ada kenaikan atau nol persen, kemudian PDP terkonfirmasi negatif juga tidak ada," ujar Bupati Achmad Husein, dalam siaran videonya, Senin (30/3/2020).

Pasien positif Corona di Banyumas hingga saat ini total ada 4 orang.

Ada 3 orang masih dirawat di ruang isolasi, dimana 1 di RSUD Margono Soekarjo dan 2 di RSUD Banyumas.

Sementara 1 pasien sudah dinyatakan meninggal dunia.

Jika masyarakat ingin lebih tau lebih detailnya, maka masyarakat dapat melihat di website resmi Covid19.banyumaskab.go.id secara real-time.

Bupati mengingatkan kembali untuk selalu jaga jarak minimal 1.8 meter dimana saja dan kapan saja.

Usahakan tetap tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Jika terpaksa harus keluar rumah dan kontak dekat dengan orang lain maka gunakanlah masker.

"Kalau pulang atau kembali ke rumah jangan langsung komunikasi dengan anggota keluarga, tetapi mandi dan seluruh yang melekat di tubuh direndam dalam detergen," pungkasnya.

Termasuk pula dengan barang-barang seperti cincin gelang, dan jangan sekali-kali menyentuh wajah, pastikan tangan dalam keadaan steril terlebih dahulu. (TribunBanyumas/jti)

Berdayakan UMKM, Pemkab Tegal Pesan 2.000 Pakaian Alat Pelindung Diri Bagi Petugas Medis

Unik, Ada Penyemprotan Disinfektan Drive Thru di Depan Alun-alun Purwokerto Sterilkan Pengguna Jalan

Di Tengah Wabah Virus Corona, Paguyuban Kampung Karaoke Rowosari Inisiatif Tutup Tempat Usaha

PSSI Bolehkan Klub Potong Gaji Pemain, Striker PSIS Semarang Harap Gajinya Bulan Maret Dibayar Utuh

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved