Wabah Virus Corona
Ini Kata MUI Jateng Soal Warga yang Halangi Pemakaman Jenazah Pasien Corona
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menegaskan agar masyarakat tidak menolak jenazah pasien positif virus corona Covid-19.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
Daroji menambahkan, masyarakat jangan percaya kabar bohong yang menyatakan jika pasien positif Covid-19 dimakamkan, nanti warga sekitar pusara akan tertular.
Harus memilah informasi yang bersumber dari ahli di bidangnya.
Apalagi, MUI sudah mengeluarkan fatwa soal penanganan jenazah Covid-19.
Ia harap masyarakat tenang dan tidak ada kasus penolakan serupa.
Selain itu, setiap orang yang meninggal dunia karena penyakit atau wabah, dalam keadaan syahid.
Dalam hadist riwayat Abu Daud dan Bukhory, Nabi Muhammad SAW bersabda mati syahid selain gugur di jalan Allah (dalam perang) juga meninggal karena terkena penyakit wabah.
Namun tidak termasuk mati syahid jika sengaja ingin mati dalam wabah penyakit tersebut.
"Semua pihak harus memberikan penjelasan kepada masyarakat soal ini.
Kami juga besok akan bertemu dengan Pak Gubernur membahas soal ini di antaranya," imbuhnya.(mam)
• Setelah Amerika Babak Belur, Donald Trump Bicara Berbeda Soal Virus Corona : Itu Ganas
• Gadis Pengemudi Mobil yang Mabuk Tabrak Pria Hingga Tewas, Malah Selfie Merasa Tak Bersalah
• Bukan Demam, Ilmuwan Inggris Ungkap Tanda Awal Paling Mungkin Seseorang Terinfeksi Virus Corona
• Everton Punya Cara Jitu Rayu Gareth Bale Balik ke Liga Inggris, Masih Mau Nolak?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pemakaman-virus-corona.jpg)